judul gambar
DenpasarHeadlines

Satgas Covid-19 Imbau Warga Tunda Bepergian, Penularan Virus Corona di Denpasar Masih Tinggi

Denpasar, LenteraEsai.id – Persebaran dan penularan Virus Corona di Kota Denpasar disebutkan masih cukup tinggi. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (16/1) mencatat penambahan kasus positif sebanyak 93 orang yang tersebar di 21 desa/kelurahan.

Sementara pasien sembuh pada hari yang sama dilaporkan bertambah sebanyak 59 orang, dan tidak ada pasien yang meninggal dunia.

“Penularan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi. Hari ini kasus positif bertambah 93 orang, dan kasus sembuh bertambah 59 orang. Tren meningkatnya penularan ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (16/1) sore.

“Jangan lengah, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis. Tanpa disadari, peningkatan ini jauh lebih berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” ujarnya, menegaskan.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat.

Hal tersebut dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Tunda Bepergian

Pada kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, sementara menunda pulang kampung atau bepergian, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan, akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat. Mengingat angka kesembuhan menurun, tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” ujarnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 5.826 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 5.094 orang (87,44 persen), meninggal dunia 121 orang (2,08 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 611 orang (10,48 persen).

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas. Selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.  (LE-DP)

Lenteraesai.id