Badung, LenteraEsai.id – Bencana banjir yang terjadi pada aliran sungai yang melintang di kawasan Mengwi, Kabupaten Badung tidak hanya telah menghanyutkan sebuah mobil, namun juga menyeret dua penunggang sepeda motor.
Banjir dengan arus deras yang terjadi pada Kamis (14/1) dini hari itu, menyeret pemuda bernama Bobi asal Tanah Lot Tabanan, dan wanita muda Ni Wayan Yuniari, penduduk Banjar Tiying Tutul, Desa Pererean, Kenyamatan Mengwi.
Bobi berhasil menyelamatkan diri dan menyusul menemukan sepeda motornya yang nyangkut pada rimbunan pohon yang tumbuh di pinggir sungai pada sore harinya, sementara korban Yuniati hingga kini belum menemukan kendaraan miliknya.
Kasubbag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa ketika dikonfirmasi, Jumat (15/1) mengatakan, kedua pengendara sepeda motor terseret arus banjir yang meluap ke badan jalan di daerah Pererean, Kecamatan Mengwi.
Para korban mengaku tak mengira kalau air yang mengalir di badan jalan itu arusnya deras. Karena tak curiga, kedua korban nekat menerobos genangan. Akibatnya, mereka terjatuh dan bersama sepeda motornya terseret atus banjir masuk ke aliran sungai.
Untuk korban Yuniari, kata Kasubag Humas, selamat karena berhasil memegang akar pohon yang ada di pinggiran sungai. Selanjutnya dia ditolong warga sekitar. Sementara Honda Vario DK-3287-QR yang dikendarainya hilang ditelan arus banjir, dan hingga kini masih dalam upaya pencarian.
Iptu Oka Bawa menyebutkan, beberapa warga yang mengetahui peristiwa mengungkapkan, dini hari itu korban yang mengendarai sepeda motor datang dari arah timur. Setibanya di depan SPBU Pererenan bertemu air banjir yang meluap ke badan jalan, sehubungan hujan turun sangat lebat.
Saat melintasi luapan air banjir, mesin sepeda motor Yiniari tiba-tiba mati. Korban pun tak kuasa menahan motornya karena derasnya air banjir. Akibatnya, korban Yuniari terjatuh dan bersama sepeda motornya terseret arus banjir masuk ke aliran sungai.
“Namun tergolong beruntung, dalam keadaan terbawa arus, korban Yuniari sempat meraih dan memegang erat akar pohon yang tumbuh di pinggir sungai, beberapa meter ke arah selatan dari tempat korban jatuh diterjang arus air,” kata Iptu Oka Bawa.
Dibantu beberapa warga, korban selanjutnya dapat menyelamatkan diri dengan berusaha naik ke bibir sungai dan menepi ke pematang sawah yang luput dari genangan banjir, ucap Kasubag Humas, menjelaskan. (LE-DW)







