Denpasar, LenteraEsai.id – Sebanyak 50 pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR RI yaitu Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.
Anggota MPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya saat memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara sosialisasi Empat Pilar ini, pertama mengapresiasi dan menjelaskan tentang sejarah Pancasila serta Undang-Undang Dasar. “Memahami Pancasila tidak hanya sekedar sila-silanya saja, tapi juga sejarahnya yang diamanahkan oleh pendiri bangsa terdahulu,” ungkapnya di Denpasar, Sabtu, 14 Nopember 2020.
“Di pilihnya BPBD sebagai tempat dan peserta saya pandang tepat dalam situasi pandemi ini karena sebagai lembaga terdepan dalam penanganan pendemi Covid-19. Pasti mampu menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan ini,” ucap Rai Wirajaya.
Politisi PDIP itu menerangkan, sosialisasi tersebut dilakukan untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan terkandung dalam 4 Pilat MPR RI kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan luring untuk mengurangi kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19.
Para peserta pun diwajibkan cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak selama kegiatan berlangsung.
I Gusti Agung Rai Wirajaya berharap sosialisasi tersebut menjadi wadah masyarakat dalam meningkatkan rasa untuk bersatu, saling menghargai di tengah perbedaan yang ada.
Sedangkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin mengatakan mengapresiasi terselenggaranya acara sosialisasi Empat Pilar ini. Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa. BPBD merupakan elemen penting di dalam menumbuhsuburkan semangat tersebut.
“Kendati KTP sudah WNI semua, tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan ini tetap kokoh menopang kehidupan berbangsa dan bernegara di Republik yang kita cintai ini,” kata Made Rentin.
Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber. Selain anggota MPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, juga akademisi Universitas Ngurah Rai Ir Ketut Witarka Yudiata dan akademisi Saraswati I Gusti Ayu Diah Yuniti. (LE-DP1)







