Sejumlah Petani Rela Tidak Nyangkul Untuk Bertemu Calon Pemimpin Karangasem

Amlapura, LenteraEsai.id – Sejumlah petani mengaku rela tidak mencangkul di sawah dan ladang untuk bisa bertemu dan bertatap muka dengan Ketua DPD PDI Perjungan Bali Wayan Koster yang hadir bersama calon pemimpin Kabupaten Karangasem, di Desa Bungaya Kangin, Sabtu (3/9) siang.

Dengan ekspresi wajah yang ceria dan penuh semangat, mereka tampak menyambut kedatangan Wayan Koster bersama I Gede Dana dan Artha Dipa yang adalah pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem yang akan bertarung pada Pilkada Desember mendatang.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Wantilan Banjar Adat Abiansoan, Desa Bungaya Kangin,  Kabupaten Karangasem, sejumlah petani tak bisa menyembunyikan perasaan leganya bisa bertatap muka dengan calon pemimpin yang diidolakannya, terlebih mereka disertai Wayan Koster yang adalah Gubernur Bali.

Melihat ekspresinya yang begitu ceria sambil tengok sana tengok sini, pewarta LenteraEsai.id mencoba menghampiri salah sorang di antaranya, yakni I Wayan Pasek, petani asal Abiansoan.

“Saya petani dari Abiansoan. Sehari-hari saya bertanam padi untuk menghidupi keluarga. Namun hari ini saya sengaja libur bertani karena ingin hadir acara kampanye Pak Gede Dana dan Artha Dipa,” ujar pria kelahiran tahun 1965 itu.

Wayan Pasek melanjutkan, dirinya mendukung pasangan calon Gede Dana Artha Dipa (Dana-Dipa) agar Karangasem bisa berkembang menjadi lebih baik lagi.

“Kayak sekarang ini, saya sebagai petani sering kesulitan dapat pupuk. Kalaupun akhirnya dapat, harganya mahal. Ini susahnya jadi petani. Saya ingin ada perbaikan nasib petani,” kata Wayan Pasek yang dibenarkan beberapa petani lainnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjungan Provinsi Bali Wayan Koster di hadapan publik menyatakan, dirinya mempercayai penuh pasangan Dana-Dipa untuk memimpin Karangasem di masa mendatang.

Menurutnya, banyak sisi Karangasem yang perlu dibenahi. Misalnya pura-pura sakral seperti Besakih, Silayukti, Lempuyang, Andakasa dan lainnya yang akan segera ditata serta dibenahi.

Sisi ekonomi rakyat pun perlu dibangkitkan, antara lain salak dan arak Bali. Kedua potensi Karangasem ini perlu ditangani dengan lebih maksimal sehingga bisa berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

“Dengan potensi Karangasem ini, maka perlu orang yang punya kemampuan dan komitmen untuk menjalankan Nangun Sat Kertih Loka Bali. Di mana ini hanya bisa dijalankan kalau pemimpinnya tulus, lurus, fokus dan siap ngayah sekala niskala. Dan ingat apa yang saya lakukan adalah demi Bali, demi Karangasem menuju Karangasem Era Baru,” ujar pria jebolan ITB Bandung itu, disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara Gede Dana berjanji akan berupaya memperbaiki nasib para petani setelah nanti terpilih menjadi Bupati Karangasem untuk lima tahun ke depan.  (LE-KR1) 

Pos terkait