Klungkung, LenteraEsai.id – Desa adat dan desa dinas di Bali diminta proaktif melakukan pendataan warga masyarakat yang berhak memperoleh bantuan dari pemerintah.
Di tengah pandemi Covid-19 sekarang, jangan sampai ada warga yang sengaja memecah kartu keluarga (KK) atau memisahkan anggota keluarga dengan membuat KK baru hanya untuk mendapatkan bantuan lebih dari pemerintah.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan hal itu saat kembali menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari APBD Klungkung tahun 2020 kepada 264 KK di Desa Akah, Kecamatan Klungkung pada Rabu (19/8), disaksikan perangkat desa setempat.
Bupati berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima. Masyarakat juga diharapkan saling bantu-membantu dalam menjalani kehidupan di masa pandemi dan tetap semangat untuk bangkit setelah pandemi ini berakhir.
“Jangan hanya menggantungkan diri pada bantuan pemerintahan, tetap semangat dan mari bersama-sama mengikuti arahan pemerintah terkait imbauan melakukan protokol kesehatan,” sebutnya.
Di tempat terpisah, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta juga menyerahkan secara simbolis BLT dari APBD Klungkung tersebut. Bantuan diserahkan kepada 195 KK di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung I Wayan Sumarta, serta beberapa pejabat instansi terkait lainnya. (LE-KL)







