Anjasmara Prasetya Resmi Buka Yoga Teacher Training Shantisena AGP Angkatan 2026

Ashram Gandhi Puri
Program Yoga Teacher Training Shantisena AGP Angkatan 2026 resmi dibuka di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung, Sabtu (18/7/2026) - (Foto: Dok LenteraEsai)

Klungkung, LenteraEsai.id – Program Yoga Teacher Training (YTT) Shantisena AGP Angkatan 2026 resmi dibuka di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung, Sabtu (18/7/2026). Pembukaan program yang akan berlangsung selama satu tahun ini dipimpin langsung oleh Yoga Guru Indonesia, Anjasmara Prasetya.

Pelatihan dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu sebagai bagian dari upaya Ashram Gandhi Puri dalam mencetak instruktur yoga yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter, integritas, dan kesadaran spiritual.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pengenalan program serta sambutan pengasuh Ashram Gandhi Puri, Ida Rsi Putra Manuaba. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa yoga di Ashram Gandhi Puri dipahami sebagai jalan pembentukan manusia secara utuh.

“Yoga bukan sekadar latihan fisik atau kemampuan melakukan asana. Yoga adalah proses transformasi diri yang membangun kesehatan tubuh, kejernihan pikiran, kemurnian hati, dan kesadaran spiritual. Seorang guru yoga harus mampu menghidupi nilai-nilai Yama, Niyama, disiplin, seva, meditasi, dan kebijaksanaan Vedanta dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Ida Rsi Putra Manuaba, program YTT menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda Shantisena AGP yang selama ini berfokus pada pengabdian sosial dan pendidikan karakter.

Selama mengikuti pelatihan, peserta akan mempelajari berbagai disiplin ilmu, mulai dari Hatha Yoga, Pranayama, Meditasi, Anatomi Dasar, Filsafat Yoga, Ayurveda, Usada Bali, hingga praktik Karma Yoga dan kepemimpinan berbasis pelayanan.

Dalam arahannya, Anjasmara Prasetya mengapresiasi konsistensi Ashram Gandhi Puri dalam melahirkan instruktur dan guru yoga yang aktif mengabdi di berbagai daerah.

“Guru yoga yang baik tidak lahir dalam semalam. Dibutuhkan latihan yang konsisten, disiplin yang kuat, dan kemauan untuk terus belajar. Saya berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Jika kalian tekun selama satu tahun ke depan, saya yakin akan lahir guru-guru yoga profesional seperti para alumni sebelumnya yang membawa manfaat bagi banyak orang,” kata Anjasmara.

Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Ashram Gandhi Puri karena telah menjalin hubungan yang erat selama bertahun-tahun. Kehadiran di ashram tersebut, menurutnya, selalu menghadirkan suasana kekeluargaan sekaligus semangat untuk terus mengembangkan yoga sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Anjasmara juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan program kesehatan holistik yang terus dikembangkan Ashram Gandhi Puri, khususnya di bidang yoga, Ayurveda, dan Usada Bali.

Program Yoga Teacher Training Shantisena AGP mengusung filosofi “From Dust to Diamond”, yang menjadi semangat pembinaan di Ashram Gandhi Puri. Filosofi tersebut menggambarkan keyakinan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkembang menjadi pribadi yang berkualitas melalui disiplin, pendidikan, latihan yang berkelanjutan, serta pengabdian kepada sesama.

Melalui penyelenggaraan YTT Angkatan 2026, Ashram Gandhi Puri kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang sehat secara jasmani, cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, dan memiliki jiwa pelayanan. Dari Sevagram, Klungkung, diharapkan lahir guru-guru yoga yang tidak hanya mengajarkan teknik dan gerakan, tetapi juga menebarkan nilai-nilai kedamaian, kesehatan, harmoni, serta kemanusiaan bagi masyarakat luas.

Mengusung pesan “From Dust to Diamond, From Self Transformation to World Transformation,” program ini diharapkan menjadi wadah lahirnya para guru yoga yang mampu membawa perubahan, dimulai dari transformasi diri hingga memberikan dampak positif bagi dunia. (LE-003)

Pos terkait