Dewa Indra: Untuk Tekan Transmisi Lokal, Warga harus Disiplin

Denpasar, LenteraEsai.id – Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali per hari Sabtu, 13 Juni 2020.

Disebutkan, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 kini tercatat 723 orang setelah ada penambahan penderita baru sebanyak 28 orang WNI, terdiri atas 4 PMI dan 24 orang transmisi lokal.

Bacaan Lainnya

Untuk pasien yang telah sembuh sebanyak 462 orang setelah ada penambahan 14 orang WNI dengan rincian 10 PMI dan 4 orang transmisi lokal. Sedangkan pasien yang meninggal dunia kini menjadi 6 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dwa Made Indra di Denpasar, Sabtu (13/6) petang mengatakan, untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) tercatat 255 orang yang kini berada di 11 rumah sakit dan ruang dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan BPK Pering.

Ia menyebutkan,  jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sejumlah 409 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

Untuk itu, Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali menjelaskan, dalam upaya menekan kasus transmisi lokal, maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Mengingat transmisi lokal Covid-19 yang memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, Dewa Indra meminta seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19.

“Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini, maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan,” katanya, menandaskan.

Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Dewa Indra juga meminta semua elemen masyarakat dapat membantu dan bekerja sama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19.

“Dengan demikian kita senantiasa bisa menangani lebih awal terhadap orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,” ujar Dewa Indra, menjelaskan.  (LE-DP1)

Pos terkait