Karangasem, LenteraEsai.id – I Ketut Suka (47) harus bergegas menyelamatkan diri saat merasakan tanah berkemiringan yang dipijaknya tiba-tiba bergerak ke arah bawah, di mana di bagian lembah itu berdiri rumah tinggal keluarganya.
Peristiwa yang kemudian diketahui bencana tanah longsor itu, dalam tempo yang tidak lama menimbun rumah keluarga Ketut Suka di Bukit Sandang, Dusun Klungah, Desa Wismakertha, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Senin (18/5) pagi.
Musibah tanah longsor tersebut bermula dari Ketut Suka melihat sebatang pohon cengkih yang berada di daerah ketinggian di belakang rumahnya dalam kondisi miring atau doyong, diduga karena bagian akarnya tergerus air hujan.
Melihat itu, pada Senin (18/5) pagi Ketut Suka bermaksud untuk menebang pohon cengkih tersebut karena dianggap dapat membahayakan rumahnya. Namun saat sudah berada di bawah pohon dan ingin mengayunkan parang yang dibawanya, Ketut Suka tiba-tiba merasakan bagian permukaan tanah yang dipijaknya bergerak.
Beruntung ia bisa membebaskan diri dari bagian permukaan tanah yang bergerak itu. Masalahnya, bagian tanah yang bergerak itulah yang kemudian meluncur dari lereng ke arah bawah kemudian mengubur sebagian rumah tinggal Ketut Suka.
“Jadi bagian permukaan tanah yang ditumbuhi beberapa jenis pepohonan termasuk cengkih yang doyong itu, saya melihatnya sendiri saat bergerak meluncur ke bawah kemudian mengubur rumah saya,” kata Ketut Suka dengan nada gemetar.
Tergolong mujur, seisi rumah saat itu sudah berada di luar rumah untuk berbagai kepentingan yang biasa mereka lakukan sehari-hari. Jadi tidak ada jatuh korban yang terkubur tanah longsor.
Polisi yang turun ke tempat kejadian menduga bencana terjadi akibat kondisi tanah di kawasan itu yang labil setelah sejak semalaman diguyur hujan deras.
“Beruntung tidak ada korban. Saat itu istri dan ketiga anak pemilik rumah kebetulan sudah terbangun dan meninggalkan rumah, sehingga terhindar dari timbunan material longsoran,” kata Kapolsek Sidemen AKP I Nyoman Artadana ketika dihubungi siang harinya.
Akibat kejadian tersebut, bagian tembok belakang rumah serta kamar tidur roboh dan jebol, atap rumah di bagian belakang rontok, serta barang-barang yang ada di dalam rumah tertimbun material longsor yang terdiri atas tanah merah bercampur bebatuan dan ranting-ranting pohon.
Saat itu juga Kapolsek Sidemen yang datang ke lokasi mewakili Kapolres Karangasem langsung menyerahkan bantuan berupa sembako kepada keluarga korban.
“Ya kita langsung serahkan bantuan sembako kepada pemilik rumah yang kini terkubur tanah longsor,” ujar AKP Artadana, menambahkan. (LE-KR6)







