Bahas Pemberitaan Heboh Serokadan, Gubernur: Setelah Dites Ulang, 275 Orang Hasilnya Negatif

Pelaksanaan rapid tes di Desa Serokadan, Abuan, Susut, Bangli (Foto: Ist)

Denpasar, LenteraEsai.id – Cukup gencarnya pemberitaan mengenai Desa Serokadan, Desa Adat Abuan Susut, Kabupaten Bangli, menjadi salah satu materi yang dibahas dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, yang diikuti Gubernur/Wakil Gubernur se-Jawa dan Bali.

Pada kesempatan ini, Gubernur Bali Wayan Koster mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional itu lewat video conference dari Gedung Gajah Jayasabha Denpasar pada Minggu (3/5/2020).

Bacaan Lainnya

Pada rapat yang dipimpin langsung Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo itu, Gubernur Koster didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Bali Dewa Made Indra serta kepala OPD terkait, melaporkan perkembangan terbaru upaya penanganan penyebaran Virus Covid-19 di Bali.

“Kami juga melaporkan, sebelumnya ada berita cukup ‘heboh’ di satu desa di Kabupaten Bangli yang dilaporkan terdapat 443 orang yang positif setelah di-rapid test. Namun setelah di-rapid test ulang dan dilanjutkan dengan tes SWAB, hasilnya 275 negatif. Kini tinggal 139 orang menunggu hasil tes SWAB-nya. Mudah-mudahan semuanya negatif. Untuk itu saya mohonkan semua media yang memberitakan hal tersebut supaya bisa merevisi beritanya bahwa hasil tes SWAB-nya negatif,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur melanjutkan, pihaknya melaporkan pula kepada Ketua Gugus Tugas Nasional bahwa di Bali sedang konsen pada tiga kabupaten, yakni  Bangli, Karangasem dan Buleleng, karena ada penambahan transmisi lokal lewat para pekerja migran Indonesia (PMI).  (LE-DP1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *