BadungHeadlines

Cek Bulog, Wakapolres Badung: Sanksi Tegas Untuk Penimbun Sembako

Badung, LenteraEsai.id – Berkaitan dengan bulan suci Ramadhan, Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani SH mengecek ketersediaan bahan pokok beras di Gudang Bulog Kabupaten Badung, Bali.

Kedatangan Wakapolres di Gudang Bulog di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi oada Kamis siang, 30 April 2020 itu,  disambut Kepala Gudang Bulog Kabupaten Badung Gede Suranaya.

“Stock cadangan beras pemerintah (CBP) saat ini sebanyak 763.702,47 kg dan dapat mencukupi kebutuhan selama 7  bulan,” kata Wakapolres Utariani kepada wartawan setelah mendapat penjelasan dari Gede Suranaya di lokasi.

Kompol Utariani menjelaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi, khususnya sembilan bahan pokok menjelang Lebaran, lebih-lebih saat kondisi pandemi Covid-19 selama ini.

Selesai meninjau Gudang Bulog, Wakapolres Badung yang didampingi Kasat Intel dan KBO Intelkam Polres Badung, bergeser ke Pasar Tradisional Sempidi untuk mengecek langsung perkembangan harga sembako kepada sejumlah pedagang pasar.

Dari penjelasan para pedagang, diketahui harga sejumlah sembako belum mengalami kenaikan yang signifikan. Meski demikian, Wakapolres tetap mengimbau agar jangan sampai ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari peningkatnya kebutuhan sembako masyarakat saat bulan Ramadhan.

“Jangan sampai ada penimbunan sembako. Apabila ditemukan ada yang menumbun, akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya, tegas.

Berkenaan dengan Covid-19 yang terus mewabah, Wakapolres mengingatkan masyarakat untuk tidak lupa menjaga kebersihan dan kesehatan. “Jaga diri dan kebersihan, karena pasar merupakan tempat bertemunya para pedagang dan pembeli yang sangat rentan dengan penyebaran Virus Corona,” katanya, mengingatkan.  (LE-BD)

Comment

Comment here

Lenteraesai.id