Surabaya, LenteraEsai.id – Cuaca buruk berupa angin kencang disertai ombak besar sejak beberapa hari ini, telah ‘mengurung’ Pulau Masalembu yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur.
Akibatnya, pulau yang berada di laut lepas sekitar 112 mil timurlaut Pelabuhan Kalianget Sumenep-Madura itu, menjadi ‘terkurung’ ombak hingga arus lalu lintas barang dan orang lewat perairan laut menjadi terputus ke pulau tersebut.
Nyaris sebagian besar sarana angkutan perahu dan kapal niaga tidak bisa merapat hingga pasokan kebutuhan bahan pokok dan lainnya menjadi terputus ke Pulau Masalembu sejak beberapa hari belakangan ini.
Kondisi cuaca yang sangat ekstrem tidak memungkinkan kapal biasa dapat pengangkut logistik untuk berlayar ke Pulau Masalembu. Karenanya, hal ini berdampak terganggunya pasokan kebutuhan bahan makanan untuk masyarakat di daerah tersebut, ujar petugas di Pelabuhan Kalianget, Minggu, 5 Maret 2023.
Terkait hal itu, Pemprov Jatim bersama Kodam V/Brawijaya dan unsur TNI/Polri lainnya, ambil bagian dalam mengirimkan bahan pangan dengan mengoperasikan beberapa jenis kapal perang milik TNI-AL.
Kali ini, Sabtu (4/3), pengiriman bantuan bahan makanan tahap II pun dilakukan dengan memanfaatkan Kapal KRI SHS-990 TNI-AL yang berangkat dari Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya, Jawa Timur.
Pemberangkatan bantuan tahap II tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf MA dan Pangkoarmada II Laksda TNI Maman Firmansyah serta unsur pejabat di jajaran Pemprov dan TNI lainnya.
Di sela-sela kegiatan, Pangdam Mayjen TNI Farid Makruf menjelaskan bahwa bahan pangan yang dikirim merupakan bantuan dari Pemprov Jatim, Kodam V/Brawijaya dan Koarmada II Surabaya yang terdiri atas bermacam-macam bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Masalembu.
“Bantuan yang diberangkatkan kali ini merupakan bantuan tahap dua, atau kelanjutan dari bantuan tahap pertama yang sudah diberangkatkan pada Rabu, 1 Maret lalu, dan sudah didistribusikan kepada penduduk di sana,” ucapnya.
Bantuan yang dikirim saat ini terdiri atas 16 ton beras, 42 kardus minyak goreng, 20 kardus guna pasir, 21 kardus biskuit UGM, 10 kaleng roti, 10 kardus susu kental manis, 12 kardus sarden, 30 kardus ikan kaleng, dan 5 kardus susu cokelat serta 300 tabung gas LPG 3 kg, ungkap Mayjen Farid Makruf.
Baik Gubernur Jatim maupun Pangdam V/Brawijaya, senada berharap pengiriman bantuan bahan pangan kali ini bisa berjalan aman, tepat waktu dan lancar, walaupun terkendala cuaca yang begitu ekstrem.
“Dengan mengerahkan KRI SHS-990, bantuan ini diharapkan esok pagi hari (Minggu, 5/3/2023, red.) pukul 05.00 WIB, sudah sampai di Masalembu,” ujar Pangdam Brawijaya.
Mayjen Farid Makruf yang sudah banyak pengalaman malang melintang dan berhasil dalam hal mengatasi penanggulangan beberapa jenis bencana di Indonesia ini menjelaskan, pengiriman bantuan tahap satu telah didistribusikan kepada masyarakat Masalembu. Selain itu, Pangdam juga mengatakan bahwa pihak Kodam V/Brawijaya bersama Pemerintah Provinsi Jatim dan Koarmada II siap mengantarkan bantuan ke Masalembu bila ada pihak-pihak lain yang ingin menyalurkan bantuan.
“Kami selalu siap membantu, bekerja sama dan bersinergi dengan semua pihak untuk mengatasi kesulitan masyarakat sebagaimana arahan Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angakatan Darat. Semoga bantuan yang dikirimkan hari ini dapat membantu kesulitan pangan masyarakat di Pulau Masalembu,” katanya, menjelaskan. (LE-JT)







