Peringati HKSN, Bupati Gede Dana Ajak Masyarakat Tingkatkan Jiwa Sosial dan Rasa Persaudaraan

Karangasem, LenteraEsai.id – Pemkab Karangasem dengan menggandeng Kementerian Sosial-RI, melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon serta penyerahan 100 paket sembako kepada warga kurang mampu, penyadang disabilitas dan warga lanjut usia (lansia), bertempat di Pura Jagat Natha Amlapura pada Senin (19/12).  

Aksi bersih-bersih, penanaman pohon dan penyerahan sembako sebanyak itu, dilakukan serangkaian memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang jatuh pada 20 Desember, dan Hari Ibu pada 22 Desember 2022 di jajaran Pemkab Karangasem.

Bacaan Lainnya

Sementara pohon yang ditanam adalah jenis taru untuk keperluan upacara keagamaan, di antaranya bunga cempaka sebanyak 20 pohon, dan bunga kenanga 10 pohon. Hadir dari pihak Kementerian Sosial-RI pada kesempatan itu, tampak diwakili oleh Direktur Mira Ryati Kurniasih.

Usai bersih-bersih di areal pelataran pura, kegiatan juga diisi dengan penyerahan tong sampah, sapu, alat pel, ember dari Kementerian Sosial kepada warga setempat, kemudian dilaksanakan penyerahan bantuan 100 paket sembako kepada warga kurang mampu, lansia dan penyandang disabilitas.

“Kegiatan ini sebagai bagian dari rangakaian peringatan HKSN, Hari Disabilitas dan Hari Ibu. Selain kegiatan yang digelar hari ini, nantinya juga akan dilakukan kegiatan lain hingga puncaknya pada peringatan Hari Ibu 22 Desember mendatang,” ucap Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Direktur dari Kemensos Ri, Mira Ryati Kurniasih.

Untuk mendukung visi dan misi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem’, Bupati Gede Dana menyebutkan, pihaknya mengarahkan seluruh kegiatan peringatan hari besar nasional dengan kegiatan-kegiatan sosial yang menyentuh langsung ke masyarakat, seperti bedah rumah, rehab rumah, perbaikan atau pembangunan innfnrastruktur dan fasilitas sosial bagi masyarakat di pedesaan, utamanya menyasar warga kurang mampu di desa-desa terpencil.

Dengan mengangkat tema ‘Bangkit Bersama Membangun Bangsa’, untuk peringatan HKSN, Hari Ibu, Hari Lansia dan Hari Disabilitas tahun ini, Bupati Gede Dana berharap rasa kesetiakawanan dan rasa persaudaraan, paras paros, sarpanaya, salunglung sabayantaka yang menjadi ciri khas masyarakat Bali, bisa semakin kuat. Sehingga warga kurang mampu, penyandang disabilitas dan lansia, bisa menjadi tangguang jawab bersama, pemerintah, lembaga sosial kemasyarakatan, pengusaha dan warga yang tergolong berada.

“Dengan pemberian bantuan ini, tentu saya berharap kegiatan-kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut. Mari kita saling membantu, saling berbagi kepada sesama,” ujar Bupati Gede Dana mengakhiri sambutannya. (LE-Ami) 

Pos terkait