Unud Teken MoU dengan Hokuriku Electrical Construction Co Ltd dan PT Awina Sinergi International

Proses penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertempat di Ruang Bahasa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran (Foto: Dok. Universitas Udayana)

Badung, LenteraEsai.id – Universitas Udayana (Unud) menjalin kerja sama dengan Hokuriku Electrical Construction Co Ltd dan PT Awina Sinergi International yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), bertempat di Ruang Bahasa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Badung pada Senin (5/12).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi mewakili Rektor Unud, Dekan dan Wakil Dekan I beserta Koordinator TU Fakultas Teknik Unud, President Director of Hokuriku Electrical Construction Co Ltd, perwakilan PT Awina Sinergi International, perwakilan AAI Co Ltd, PT AGRA serta Koordinator Kerjasama dan Humas Unud.

Bacaan Lainnya

Wakil Rektor Unud Prof I Putu Gede Adiatmika dalam sambutannya menyampaikan sekilas mengenai profil Universitas Udayana dan rencana pengembangan kampus hijau. Lebih lanjut Wakil Rektor menyampaikan bahwa pihaknya melihat kehadiran Kokuriku Electrical Construction dalam rangka kerja sama energi terbarukan sangat penting.

Wakil Rektor sudah mendengar laporan Dekan FT, di mana kerja sama yang akan dibangun yakni di bidang riset energi terbarukan bekerja sama dengan PT Awina Sinergi International dan PT AGRA. “Oleh karena itu kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dalam kegiatan nyata sehingga dapat mendukung riset energi terbarukan di Unud. Apa yang sudah direncanakan agar dapat dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.

President Director of Hokuriku Electrical Construction Co Ltd Yano Shigeru menyampaikan tujuan ke Unud dalam rangka kerja sama riset bersama PT Awina dengan Unud untuk tema riset energi terbarukan dan pihaknya sangat menantikan hal ini. Hokuriku sendiri berdiri 78 tahun yang lalu dan saat ini telah memiliki sebanyak 1300 pekerja dengan bidang utama electrical construction tetapi juga akan mengembangkan bisnis-bisnis baru untuk konstruksi lain terkait energi terbarukan.

Ditambahkannya, bahwa di Jepang ada target Carbon Netral pada tahun 2050, dan yang menjadi spirit tidak hanya mendukung target carbon netral di Jepang tetapi juga dapat mendukung carbon netral di Indonesia. “Harapannya dapat dilakukan kerja sama jangka panjang dan melalui penandatanganan bisa berjalan lancar serta sesuai yang direncanakan bersama,” ungkap Yano.

Sementara perwakilan PT Awina Sinergi International, Siti Badriyah menambahkan bahwa PT Awina Sinergi International menjembatani akademisi dengan pihak swasta baik dari dalam negeri maupun luar negeri. “Harapannya rintisan energi terbarukan bisa menjadi satu solusi kedepan mencapai pengaplikasian energi surya di Indonesia,” harapnya.

Adapun tantangannya kekuatan atap jangka panjang dan pihaknya akan berkolaborasi dengan Fakultas Teknik Unud untuk melakukan riset dengan harapan mempercepat tenaga surya atap di Indonesia. (LE-BD)

Sumber: www.unud.ac.id

Pos terkait