BadungHeadlines

Prodi Fisika FMIPA Unud Terima Kunjungan Tim Asesor Akreditasi Lamsama

Badung, LenteraEsai.id – Dalam rangka asesmen akreditasi, Program Studi Sarjana Fisika Fakultas MIPA Universitas Udayana (Unud) dikunjungi oleh Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (Lamsama) pada 5-8 Desember 2022.

Asesmen akreditasi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan mewakili Rektor Unud, pada Selasa (6/12) bertempat di Aula Gedung Perpustakaan Unud Kampus Jimbaran, Badung. Turut hadir dalam acara pembukaan ini di antaranya Ketua LPPM, perwakilan LP3M, Sekretaris USDI, Kepala Perpustakaan, Ketua Senat, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas MIPA beserta Koorprodi dan jajaran serta mahasiswa Prodi Fisika Fakultas MIPA Unud. Adapun Asesor yang hadir yakni Prof Motlan MSc PhD (Universitas Negeri Medan) dan Prof Dr Mitrayana SSi MSi (UGM).

Dekan Fakultas MIPA Unud, Dra Ni Luh Watiniasih MSc PhD dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan akreditasi oleh Asesor Lamsama ini menjadi tolak ukur kemajuan dari program studi. Dekan dalam kesempatan ini memaparkan sekilas mengenai profil fakultas, capaian dari target dan rencana pengembangan ke depan serta internasionalisasi di FMIPA. “Untuk penelitian dan publikasi, Prodi Fisika memberikan dukungan yang sangat besar bagi fakultas. Jumlah penelitian dan pengabdian yang dilakukan dari tahun ke tahun semakin tinggi dan Prodi Fisika menduduki urutan ketiga di FMIPA,” ujar Dekan.

Di samping itu, tambah Dekan, untuk menunjang kegiatan Prodi yang ada juga akan dibangun gedung laboratorium terpadu dan terintegrasi Fakultas MIPA Unud. Dekan FMIPA berharap melalui paparan yang disampaikan dapat memberikan informasi kepada Asesor, sehingga mendapat gambaran yang lebih baik.

Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud Prof Ir Ngakan Putu Gede Suardana MT PhD IPU menyampaikan asesmen ini dilakukan dalam rangka mewujudkan akuntabilitas publik, program studi harus secara aktif membangun Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). “Untuk membuktikan bahwa sistem penjaminan mutu internal telah dilaksanakan dengan baik dan benar, kemudian dilakukan AMAI (Audit Mutu Akademik Internal) yang rutin dilakukan oleh seluruh Prodi. Untuk penjamin mutu juga, maka dilakukan SPME (Sistem Penjaminan Mutu Eksternal) yang dalam hal ini untuk Prodi Fisika Fakultas MIPA dilakukan oleh Lamsama,” ujarnya.

Wakil Rektor menambahkan bahwa Prodi Fisika akan dilakukan asesmen lapangan setelah dilakukan asesmen kecukupan. “Pada asesmen lapangan apa yang ditulis dalam borang akan dipotret oleh Tim Asesor yang hadir. Tentunya apa yang sudah ditulis dalam borang harus dapat dipertangungjawabkan dengan data-data yang ada,” katanya, menegaskan.

Akreditasi merupakan suatu keharusan untuk peningkatan mutu akademik, SDM, sarana, dan yang lainnya. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan selalu dilakukan dari waktu ke waktu. Hal ini sudah menjadi persyaratan untuk memenuhi kelayakan standar mutu institusi pendidikan baik secara nasional maupun internasional, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi terhadap pengakuan atas hasil penilaian terhadap lembaga pendidikan tinggi. “Harapannya, Prodi Fisika mampu meraih akreditasi Unggul, di mana komitmen Rektor bagi Prodi yang terakreditasi Unggul akan didorong menuju akreditasi internasional,” ucap Wakil Rektor.

Sementara Tim Asesor menyampaikan, dari paparan Dekan menunjukkan bahwa Fakultas MIPA sudah sangat didukung oleh universitas. Universitas diharapkan dapat menunjang peralatan laboratorium yang dibutuhkan, karena laboratorium menjadi salah satu syarat perlu dari Lamsama. Asesor mengharapkan kerja sama dari Prodi, khususnya dari Taskforce dalam pelaksanaan asesmen ini.

Lamsama menginginkan bagaimana Prodi-prodi semakin meningkat kualitasnya dan akan berusaha memberikan saran dan masukan untuk peningkatan mutu tersebut. Melalui kesempatan tersebut Tim Asesor juga membacakan kode etik dan teknis pelaksanaan asesmen lapangan. (LE-BD)

Sumber: www.unud.ac.id 

Lenteraesai.id