Buka Lomba Ogoh-ogoh Mini, Wali Kota Bangga Kreativitas Anak Muda Denpasar

Denpasar, LenteraEsai.id – Lomba Ogoh-ogoh Mini dan Sketsa Ogoh-ogoh yang diselenggarakan Sekaa Teruna Bhineka, Banjar Binoh Kelod, di Dharma Negara Alaya Lumintang Denpasar pada Sabtu (12/3), tercatat diikuti 79 peserta.

Pelaksanaan lomba yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 12-13 Maret itu, dibuka Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Camat Denpasar Utara I Wayan Yusswara serta Forkopimda Denpasar dan tokoh masyarakat banjar setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara tampak meninjau satu persatu karya peserta lomba. “Karya Ogoh-ogoh mini ini yang sangat luar biasa, dengan detailing karya yang sangat apik. Saya bangga dengan karya anak-anak muda Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara menyebutkan, Ogoh-ogoh mini dengan kriteria yang telah ditentukan oleh panitia dengan para peserta dari kalangan anak muda ini, mampu menunjukan karya terbaiknya. Penciptaan karya dari ide cerita, karakter, hingga gaya Ogoh-ogoh dibuat sangat rapi dan detail.

“Jika kita lihat dalam membuat karya Ogoh-ogoh yang kecil biasanya sangat sulit dan butuh waktu untuk membuat detailing dengan media yang sangat sempit, dibandingkan dengan membuat karya Ooh-ogoh ukuran besar dengan proses dan ruang yang lebih luas. Namun karya Ogoh-ogoh anak muda Denpasar sangat luar biasa, saya sangat apresiasi,” ujarnya, penuh semangat.

Sementara Ketua Panitia Lomba, I Wayan Ari Okta Wiyasa Putra menyampaikan, total peserta Lomba Ogoh-ogoh Mini dan Sketsa Ogoh-ogoh kali ini, diikuti 79 peserta. “Peserta mengikuti lomba dengan tiga kategori, yakni kategori mesin, non mesin dan sketsa,” ucapnya.

Untuk lomba Ogoh-ogoh non mesin diikuti 27 peserta, mesin 16 peserta dan sketsa 36 peserta dengan tanpa dipungut biaya pendaftaran.

Ia menjelaskan, Lomba Ogoh-ogoh Mini dan Sketsa ini mengambil tema ‘Satyam sivam sundaram’, memiliki arti dalam bidang seni logika estetika dan keindahan. “Kami ingin menyalurkan kreativitas dalam situasi pandemi saat ini yang bertujuan meningkatkan kemampuan generasi muda dalam bidang kebudayaan Bali yang berkaitan dengan Ogoh-ogoh mini,” ujarnya.  (LE-DP)

Pos terkait