Seminar Hybrid Sosialisasi DBON di Sanur, Besar Peran Wartawan Majukan Olahraga

Denpasar, LenteraEsai.id –  Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat H Atal S Depari, Selasa, 30 November 2021 membuka seminar hybrid sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Bali.

Pembukaan acara yang terselenggara atas kerja sama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan SIWO PWI itu, ditandai dengan pemukulan gong. Hadir Staf Khusus Menpora Bidang Pengembangan & Prestasi Mahfudin Nigara SE MM, Asisten I Sekda Provinsi Bali I Gede Dewa Indra Putra, Ketua KONI Bali I Ketut Suwandi, Ketua Umum PWI Bali IGM Dwikora Putra dan undangan lainnya. Diikuti 92 orang peserta dari kalangan wartawan olahraga di Bali.

Bacaan Lainnya

Munculnya program DBON dari Kemenpora berawal dari keprihatinan Presiden Joko Widodo tentang prestasi olahraga nasional. Di mana di tingkat ASEAN saja, prestasi olahraga masih tertinggal dengan negara -negara lainnya.

Tanpa menampik, ada beberapa cabang olahraga seperti bulutangkis dan lainnya, yang selama ini dikuasai Indonesia. Terakhir tim bulutangkis Indonesia bisa merebut kembali Piala Thomas atau Thomas Cup.

Ketua PWI Pusat Atal S Depari dan Staf Khusus Kemenpora Mafudin Nigara, senada mengatakan bahwa untuk memajukan olahraga di tanah air, peran wartawan khususnya wartawan olahraga sangat penting. Wartawan anggota SIWO PWI harus mampu menyampaikan gagasan dan program melalui tulisan-tulisannya di media massa.

“Wartawan mempunyai potensi besar memajukan bidang olahraga Indonesia. Tunjukkan kemampuan itu melalui penyampaikan ide-ide dan program. Tulis di media anda masing-masing,” kata mantan wartawan dan komentator tinju tersebut dengan lugas.

Bukan hanya sebatas menuliskan ide dan program di media massa, tetapi pengurus SIWO PWI ditantang masuk dalam pengurus KONI, baik di pusat maupun di daerah-daerah. Lakukan bergaining dengan pemerintah dan KONI. Dengan masuk di struktur KONI maupun staf ahli bidang olahraga di pemerintahan, peran wartawan akan menjadi lebih nyata di situ, ucapnya.

“Wartawan perlu mensuport program pemerintah. Termasuk program sosialisasi DBON Kemenpora saat ini. Selain menyampaikan gagasan, lakukan kritik juga,” kata Ketua PWI Pusat Atal S Depari.

Asisten I Sekda Bali Gede Dewa Indra Putra menyambut baik seminar sosialisasi DBON tersebut. Bali walau kecil, tetapi memiliki potensi olahrga yang lumayan. Buktinya, dalam PON Papua Bali menduduki posisi lima besar, bisa menyalip Jawa Tengah. Padahal anggaran yang bisa disediakan tidak tergolong besar. “Kami bangga dengan semangat juang tim Bali di PON Papua kemarin. Itu berkat kepemimpinan Ketua KONI Bali, Bapak Ketut Suwandi,” katanya disertai aplaos hadirin.

Semua pembicara hari pertama, Selasa, 30 November 2021 dalam seminar dua hari itu, sepakat bahwa prestasi olahraga nasional lahir dari daerah-daerah. Maka bibit-bibit calon olahragawan mesti dicermati, dibina sejak dini. Tidak hanya dilakukan pemerintah, melainkan semua steakholder dan masyarakat ikut ambil bagian.

Pembinaan bisa lewat sekolah-sekolah, club-club olahraga. Menyadarkan anak-anak dan masyarakat pentingnya menekuni bidang olahraga. Bukan saja untuk kebugaran. tetapi juga olahraga untuk prestasi. Karena melalui olahraga bisa menjaga harga diri dan mengharumkan nama bangsa dan negara di tingkat internasional. Yang terpenting, bagaimana pemerintah bisa menjamin masa depan para olahragawan. Sehingga orang tua tidak ragu-ragu mendukung putra-putri mereka terjun ke bidang olahraga. (LE/Ima)

Pos terkait