Jimbaran, LenteraEsai.id – Rombongan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, melakukan kunjungan ke Kampus Universitas Udayana (Unud) di Jimbaran, Kabupaten Badung pada Kamis (25/11/2021).
Rombongan diterima Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir I Gede Rai Maya Temaja MP yang didampingi Ketua USCC Unud yang juga selaku Koordinator MBKM Dr Ir I Ketut Sardiana MSi, serta turut hadir Ka BAKH, Sekretaris LP3M, USDI, Koordinator Bidang Akademik dan Statistik, Subkoordinator Akademik dan Evaluasi, bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang Dr HM Mukhsin Jamil MAg menyampaikan tujuan kunjungan yakni untuk mengenal, merespon dan berkomunikasi lebih dalam terkait dengan kebijakan dan sistem yang digunakan di Universitas Udayana dalam melaksanakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta untuk mendapatkan informasi tentang apa saja yang diberikan oleh Universitas Udayana guna merancang perguruang tinggi yang unggul dalam menjalankan pendidikan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof I Gede Rai Maya Temaja menyambut baik kunjungan UIN Walisongo ke Universitas Udayana. Wakil Rektor dalam hal ini juga menyampaikan sekilas tentang keberadaan Kampus Unud yang berada di dua lokasi yaitu di Denpasar dan Jimbaran, yang kini mempunyai 13 Fakultas dan 1 Program Pascasarjana yang didukung oleh 117 Program Studi. Selain itu juga disampaikan jumlah dosen, tendik, dan mahasiswa di Universitas Udayana.
Sementara Koordinator MBKM Dr Ir I Ketut Sardiana MSi pada kesempatan tersebut memaparkan terkait dengan Universitas Udayana yang berstatus BLU yang tetap berkomitmen dan mendukung pelaksanaan MBKM dengan cara mengintegrasikan ke dalam konsep pembelajaran yang sudah ada di Unud.
Selain itu juga sudah dilakukan pendampingan-pendampingan, yang sangat penting yaitu aspek legalitas mengenai penyelenggaraan MBKM di Universitas Udayana. Selain penyelarasan kurikulum juga dilakukan penyediaan pedoman akademik dan supporting system, kata Dr Sardiana, menjelaskan. (LE-BD)







