Karangasem, LenteraEsai.id – I Ketut Wirna (70), nelayan asal Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung ditemukan terdampar di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem pada Selasa (3/8/2021) siang.
Saat ditemukan, nelayan tersebut kondisinya masih tergolong cukup sehat, namun agak sedikit linglung diduga kedinginan karena selama berlayar diguyur hujan deras yang disertai kabul tebal.
Kasatpolair Polres Karangasem AKP I Gusti Agung Bagus Suteja saat dikonfirmasi mengatakan, awalnya korban I Ketut Wirna berangkat melaut seorang diri menggunakan perahu dari Nusa Penida pada Selasa (3/8) dini hari sekitar pukul 04:00 Wita.
“Tapi, sesampainya di tengah laut terjadi cuaca buruk yaitu hujan lebat dan juga kabut tebal, sehingga korban tidak dapat mengetahui kemana arah perahu harus bergerak,” kata AKP Gusti Agung Bagus Suteja.
Setelah beberapa jam terombang-ambing di tengah laut, korban akhirnya dapat melihat daratan. Awalnya dikira Pulau Nusa Penida, tetapi ternyata bagian pantai dari Pulau Bali.
Sementara I Wayan Lanus Purna, salah seorang nelayan Pantai Yeh Malet yang saat itu hendak kembali ke daratan setelah melaut, mengaku melihat ada sebuah jukung yang di atasnya terdapat seorang nelayan yang terlihat seperti orang kebingungan.
Selanjutnya, Wayan Lanus mendekati jukung tersebut dan mengajak korban untuk menepi ke daratan. Ketika ditanya korban mengaku dari Nusa Penida, di mana saat berada di tengah laut kehilangan arah karena pandangan terbatas akibat kabut tebal.
Kasatpolair menyebutkan, begitu sampai di daratan, korban sempat ditawari untuk cek kesehatan di Puskesmas terdekat, namun menolak dan menyatakan kondisinya dalam keadaan sehat-sehat saja.
“Saat ini korban telah dijemput oleh salah satu pihak keluarga yang kebetulan tinggal di Padangbai untuk beristirahat sambil menunggu waktu yang tepat dan cuaca bersahabat untuk kembali ke Nusa Penida,” kata AKP Gusti Agung Bagus Suteja, mengungkapkan. (LE-Jun)







