BI Gelar ‘Digi Youthpreneurship Festival’ Perguruan Tinggi Bali-Nusra

Denpasar, LenteraEsai.id – ‘Digi Youthpreneurship Festival’ yang mengusung tema ‘Hai Mahasiswa, Wujudkan Mimpimu di Era Digital’, baru-baru ini secara resmi dibuka di Denpasar. Festival yang digelar Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan LL Dikti Wilayah VIII itu, diikuti lebih dari 150 perguruan tinggi di Bali dan Nusa Tenggara.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho dalam sambutannya mengatakan, seperti yang diketahui bersama, Covid-19 telah menyebabkan perekonomian Bali Nusra terkontraksi sangat dalam dan menjadi wilayah yang paling terdampak dengan angka pertumbuhan ekonomi wilayah sebesar –5,16% (yoy) pada triwulan I tahun 2021.
Berbagai upaya pemulihan tiada henti dilakukan bersama melalui berbagai gagasan. Dari aspek kesehatan, pemerintah tengah berupaya mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh lapisan masyarakat. Sedangkan dari aspek ekonomi, adaptasi dengan pemanfaatan media dan kanal digital telah diterapkan pada berbagai sektor.
Oleh karena itu, Bank Indonesia bekerja sama dengan LL Dikti Wilayah VIII menyelenggarakan rangkaian ‘Digi Youthpreneurship Festival’ bagi 1.500 mahasiswa dengan tujuan agar mereka sebagai motor penggerak perubahan mampu melihat peluang dan potensi diri untuk membangun impiannya di era digital, ucapnya.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan webinar series pembekalan selama dua hari, dan dilanjutkan dengan perlombaan digitalpreneurship antarkelompok mahasiswa.  “Tahapan pembekalan diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk membuat bisnis digital yang berdampak pada perluasan pembayaran berbasis digital. Proses transformasi digital ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan optimisme dalam membantu ekonomi tetap berputar serta mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital Indonesia,” kata Trisno.
Semua kalangan tentu sepakat bahwa pembatasan mobilitas manusia di tengah pandemi Covid-19 telah mendorong pergeseran perilaku menjadi serba digital, dengan peralihan kegiatan yang dulunya mayoritas offline menjadi online. Pada saat ini seluruh generasi terutama generasi milenial telah menjadi semakin akrab dengan digitalisasi. Sebut saja berbagai e-commerce lokal hingga mancanegara, aplikasi sosial media, aplikasi jasa pembayaran, aplikasi ticketing, aplikasi hiburan, aplikasi logistik, investasi, hingga aplikasi virtual meeting seperti webinar yang sedang dilakukan, sudah sangat melekat di kehidupan sehari-hari di masyarakat. Bahkan, saat ini mulai banyak start-up digital yang dipelopori mahasiswa dan diterima oleh kalangan luas seperti TaniHub di Bali hingga Ruang Guru di level nasional.
Salah satu kebijakan Bank Indonesia yang mendukung akselerasi transformasi digital adalah sistem pembayaran berbasis QRIS yang sangat mendukung kemudahan transaksi di berbagai sektor baik secara offline maupun online. “Astungkara, di wilayah Bali Nusra, QRIS semakin digunakan masyarakat dalam berbisnis dan bertransaksi. Per 18 Juni 2021 terdapat 343.080 merchant/usaha di Bali Nusra yang telah memanfaatkan QRIS. Harapannya melalui kegiatan ini, semakin banyak usaha di Bali Nusra terutama yang diinisiasi oleh kalangan muda telah memanfaatkan QRIS dalam usahanya,” ucap Trisno Nugroho.

Digitalisasi telah menjadi sebuah keharusan dan menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pemulihan ekonomi terutama yang digerakkan oleh kalangan civitas akademika. Oleh karena itu, agar mahasiswa dapat memperoleh pembekalan dan pandangan secara komprehensif untuk merealisasikan ide dan mimpi membangun usaha berbasis digital maka dalam penyelenggaraan webinar pembekalan ini Bank Indonesia mengundang beberapa narasumber yang kompeten dibidangnya, yaitu:

a. Gita Irawan Wirjawan, tokoh nasional yang expert di dunia usaha dan digitalisasi yang akan membawakan topik ‘Menggali Minat, Mengasah Bakat, Mengejar Prestasi di Era Digital’.
b. Made Artana, praktisi sekaligus Ketua STMIK Primakara Bali, yang akan membawakan topik ‘Start-Up Go Digital’.
c. Alamanda Shantika, tokoh milenial berprestasi sekaligus President Director Binar Academy, yang akan menyampaikan success story terkait ‘Passion jadi Peluang Usaha? Kenapa Tidak’,
d. Dadang Hermawan, Rektor ITB Stikom Bali, yang akan memaparkan ‘Membangun Masa Depan Melalui Bisnis Digital’.
e. Jehian Sijabat, tokoh milenial inovatif dan kreatif yang akan sharing ‘Perjalanan Membangun Usaha’.
Trisno menjelaskan, sekali lagi disampaikan bahwa optimisme harus terus dijaga dan momentum transformasi digital harus dimanfaatkan. Perubahan perilaku dengan memanfaatkan transformasi digital menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan ekonomi.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa se-Bali Nusra dan seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini dan semoga sharing pembekalan yang disampaikan oleh para narasumber selama dua hari dapat menumbuhkan ide kreatif yang bermanfaat bagi kita semua dan bagi pemulihan ekonomi,” katanya, mengharapkan. (LE-DP)

Pos terkait