Galakkan Disiplin Petugas, Satops Patnal Pas Gelar Inspeksi Mendadak

Bangli, LenteraEsai.id – Pegawai Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli minim pelanggaran dalam inspeksi mendadak penggunaan atribut pakaian dinas yang dilaksanakan oleh Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal Pas) seusai apel disiplin, Senin (24/5).

Satops Patnal Pas merupakan salah satu unsur kontrol internal yang dimiliki Rutan Bangli dengan salah satu fungsinya yakni menegakkan kedisiplinan petugas.

Bacaan Lainnya

“Dalam komponen kedisiplinan selain kehadiran dan kepatuhan kode etik, berpakaian dan penggunaan atribut, juga menjadi intrumen pengawasan” ujar Febriansyah Amd IP SH, Kepala Rutan Bangli sekaligus penanggung jawab Satops Patnal Pas Rutan Bangli.

Ia mencoba menggalakkan kembali kedisiplinan jajarannya melalui giat inspeksi ini. Satu persatu kelengkapan atribut pegawai dicek, mulai dari name tag, tanda pangkat, hingga sepatu tanpa terkecuali.

“Kerapian penggunaan pakaian dan atribut dinas mungkin terlihat sepele, namun hal itu merupakan sebuah cerminan dari disiplin diri,” ujar Kepala Rutan.

Koordinator Tim Satops Patnal Pas, Dewa AGP Asmara juga menuturkan, penggunaan pakaian dan atribut dinas memiliki dasar hukum, sehingga seyogyanya memang harus dipatuhi secara utuh.

“Mulai dari hal kecil, yakni menjaga penampilan saat bertugas ditambah dengan kesiapan untuk memberikan peforma melayani yang baik, itu merupakan satu paket yang kita inginkan ” tuturnya.

Kepala Rutan mengapresiasi jajarannya yang telah berpakaian serta beratribut lengkap. “Terima kasih kepada semua petugas yang telah tertib dan patuh dengan peraturan, sehingga tim Satops Patnal Pas nihil temuan pelanggaran pada sidak hari ini,” kata Kepala Rutan.

Untuk ke depannya, lanjut Febriansyah, pihaknya berharap prestasi ini jangan sampai menurun, tim akan secara berkala melaksanakan inspeksi serupa dengan waktu yang tidak terduga.

” Satops Patnal Pas tidak akan segan-segan melaksanakan tindakan tegas kepada pegawai yang melanggar. Sistem punishment & reward akan tetap berjalan,” katanya, menegaskan.  (LE-BL)

Pos terkait