Ratusan Karyawan Dirumahkan Akibat Minimnya Kunjungan Wisatawan ke Pura Besakih

Karangasem, LenteraEsai.id – Pandemi Covid-19 yang terus melanda dunia telah membuat perekonomian porak-poranda yang berimbas kepada sektor pariwisata dunia menjadi lesu darah. Tak terkecuali di Kabupaten Karangasem, Bali yang selama ini bertumpu pada sektor pariwisata, sangat merasakan dampaknya.

Salah satunya destinasi andalan Karangasem selama ini adalah kawasan Pura Agung Besakih. Sebelum pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan cukup padat datang ke kawasan tersebut untuk berwisata. Tapi semenjak pandemi Covid-19 melanda, kunjungan wisatawan ke kawasan Pura Agung Besakih menurut sangat drastis.

Bacaan Lainnya

Dikarenakan kunjungan wisatawan yang menurun drastis, membuat Manajemen Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih terpaksa harus merumahkan sebagian besar karyawannya.

“Dari awalnya ada 125 orang karyawan, dengan berat hati kita terpaksa merumahkan 109 orang di antaranya karena menurunnya pendapatan akibat tidak ada wisatawan yang datang berkunjung,” kata Kepala Manajemen Operasional Pengelolaan Kawasan Besakih, I Wayan Ngawit saat dikonfirmasi, Rabu (19/5).

Wayan Ngawit menambahkan, 16 orang karyawan yang masih tersisa sebagian besar merupakan petugas keamanan dengan gaji yang tak menentu. Bahkan terkadang mereka hanya menerima gaji sebesar Rp300 ribu setiap bulannya, itupun jika ada cukup pemasukan.

“Jumlah wisatawan yang datang berkunjung ke kawasan Pura Agung Besakih untuk tahun 2021 terhitung sejak 1 Januari sampai dengan 19 Mei 2021 untuk wisatawan mancanegara berjumlah 1.158 orang atau sekitar 8 orang per hari, sedangkan wisatawan domestik berjumlah 3.004 orang atau 22 orang per hari,” kata Wayan Ngawit.

Akibat dirumahkan, tentu cukup berdampak terhadap perekonomian warga atau mantan karyawan. Selain itu, juga berdampak terhadap kawasan Pura Agung Besakih, terutama dalam hal kebersihan.

“Semoga saja situasi pandemi Covid-19 ini segera berlalu dengan diadakannya vaksinasi massal, sehingga sektor pariwisata bisa segera kembali bangkit khususnya di Karangasem,” kata Wayan Ngawit mengharapkan. (LE-Jun)

Pos terkait