Karangasem, LenteraEsai.id – Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa dan juga didampingi Sekda Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta, pedek tangkil ngaturang bakti pada puncak karya piodalan di Pura Silayukti, Rabu (19/5).
Aci piodalan di Pura Silayukti dilaksanakan selama 3 hari dan hari ini merupakan puncak piodalan, dipuput oleh Ida Pedanda Istri Muni dari Griya Bukit Catu Manggis. Penyineban akan dilakukan pada Sabtu (20/5) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Para pemedek yang datang untuk melakukan persembahyangan ke Pura Silayukti terlihat cukup padat hingga menimbulkan antrean yang cukup panjang. Walaupun demikian, para pemedek tetap menerapkan prokes dengan ketat, seperti memakai masker dan menjaga jarak, juga sudah diatur oleh para petugas agar tidak menimbulkan keramaian saat melakukan persembahyangan.
Pada kesempatan tersebut Bupati Dana juga ngaturang dana punia yang langsung diterima oleh panitia piodalan di Pura Silayukti.
Setelah selesai melaksanakan persembahyangan di pura yang letaknya tidak jauh dari Pelabuhan Padangbai, Bupati Dana beserta jajaran langsung melanjutkan kegiatan pemantauan terhadap pelaksanaan vaksinasi massal di Banjar Dinas Kedungdung, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.
“Warga Desa Besakih sangat antusias dalam mengikuti vaksinasi ini. Hal itu saya lihat dari banyaknya warga yang mengantre untuk menerima vaksin Astrazeneca hari ini,” kata Bupati Dana dalam pantauannya.
Meskipun cukup banyak warga yang datang dan antre untuk mendapatkan vaksin Astrazeneca, tetapi protokol kesehatan tetap diterapkan dengan cukup ketat.
“Kita akan terus kebut program vaksinasi ini, karena ini merupakan salah satu upaya dalam menekan penyebaran Covid-19, serta untuk menjadikan Kabupaten Karangasem sebagai daerah zona hijau pertama di Bali,” ucap Bupati Dana, meyakinkan. (LE-Jun)







