Dua Wanita Penumpang Kapal Nekad Ceburkan Diri ke Tengah Laut

Karangasem, LenteraEsai.id – Dua wanita penumpang kapal feri KMP Marina Primera yang berangkat dari Pelabuhan Lembar NTB menuju ke Pelabuhan Padangbai Bali, nekad menceburkan diri saat kapal berada di tengah laut.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Padangbai Kompol I Made Suadnyana ketika dihubungi, Sabtu (13/2) pagi mengatakan, penumpang kapal yang menceburkan diri itu, Suryati alias Noni (66) dan Siti (30), keduanya berasal dari Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Salah seorang dari mereka, yakni Siti, nyawanya tak terselamatkan saat berhasil dievakuasi beberapa ABK yang terjun ke laut. Sedangkan Suryati alias Noni yang sudah dalam kondisi lemas dan lunglai, kini dalam perawatan tim medis.

Noni yang juga dalam kondisi depresi berat, sekarang masih dalam perawatan di Puskesmas Manggis 1, sementara jenazah Siti telah dikirimkan ke RSUD Karangasem guna mendapatkan visum dokter mengenai sebab-sebab kematiannya, ujar Kapolsek Suadnyana.

Kompol Suadnyana menyebutkan, dari beberapa saksi diperoleh keterangan bahwa kedua wanita yang memiliki hubungan mertua dan menantu itu, menumpang kapal feri KMP Marina Primera yang berangkat pada Jumat (12/2) sore sekitar pukul 14:25 Wita dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai.

Ketika kapal sedang berada di tengah laut sekitar pukul 16:30 Wita, salah seorang ABK Marina Primera mendengar suara teriakan orang yang mengatakan ada penumpang jatuh ke laut. Setelah dicek, ternyata benar dua perempuan terlihat timbul tenggelam di atas permukaan air laut, sehingga kapal harus diberhentikan seketika untuk dilakukan pertolongan. 

Melihat kejadian itu, ABK Marina Primera berusaha menolong kedua korban dengan melemparkan baju pelampung, tapi korban tidak bisa meraihnya. Akhirnya, ABK berinisiatif melompat ke tengah laut untuk bisa melakukan pertolongan.

Dibantu beberapa ABK dan penumpang yang lain, sekitar 25 menit berselang, kedua korban berhasil dievakuasi ke atas kapal, kemudian dibaringkan di ruang medis untuk dilakukan pertolongan pertama, ujar Kompol Suadnyana.

Kapolsek mengungkapkan, sekitar pukul 18:45 Wita, kapal tiba di Pelabuhan Padangbai dan Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai langsung melakukan koordinasi dengan Syahbandar dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Padangbai serta instansi terkait, guna dilakukan penanganan lanjutan.

Dari hasil pemeriksaan tim medis pelabuhan, Siti dinyatakan telah meninggal dunia, sedangkan Suryati alias Noni yang kondisinya lunglai dan lemah langsung dilarikan ke Puskesmas Manggis 1 untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, ucapnya.

Baik pihak kepolisian maupun petugas pelabuhan belum dapat mengetahui motif atau faktor yang mendorong kedua wanita yang memiliki hubungan mertua dan menantu itu, nekad menceburkan diri ke tengah laut, karena Suryati alias Noni yang masih terlihat linglung, belum banyak bisa diajak bicara. (LE-Jun) 

Pos terkait