Badung, LenteraEsai.id – Andre Ayer alias Andrey Kovalenka, penjahat kelas dunia yang kini menjadi buronan Interpol, berhasil kabur dari ruang isolasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Bali pada Kamis (11/2) sekitar pukul 13.20 Wita.
Warga berkebangsaan Rusia itu kabur bersama seorang teman perempuannya, Ekaterina Trubkina, yang juga warga negara Rusia. Mereka dilaporkan kabur ketika sedang mengurus administrasi keimigrasian di kantor tersebut.
Diperoleh keterangan bahwa Andre Ayer alias Andrey Kovalenka telah berada di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai sejak hari Rabu (3/2) lalu setelah bebas dari Lapas Kelas IIA Kerobokan karena kasus narkoba.
Setelah usai menjalani pidana di Lapas Kerobokan, Andre Ayer diserahkan ke Kantor Imigrasi Ngarah Rai untuk dikenakan tindakan administrasi keimigrasian guna dilakukan pendeportasian dan pengusulan cekal. Namun sebelum semua itu kelar, buronan Interpol tersebut berhasil melarikan diri.
Kasi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Putu Suhendra Tresnadita ketika dikonfirmasi, Sabtu (13/2), membenarkan bahwa Andre Ayer berhasil kabur saat mengurus masalah keadministrasian.
“Dia kabur setelah dipindahkan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar dalam rangka memperoleh keterangan, mendata dan menyiapkan surat penyerahan untuk nantinya diambil pihak Interpol. Pada saat itu, Andre Ayer dijenguk oleh rekan wanitanya yang bernama Ekaterina Trubkina,” ucapnya.
Ketika dijenguk oleh rekan wanitanya itu, lanjut Putu Suhendra, Andre Anyer sedang menjalani proses pemeriksaan. Namun saat proses tersebut berlangsung, yang bersangkutan menyelinap dari dalam ruang pemeriksaan hingga kemudian berhasil melarikan diri.
Ia menyebutkan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai kini mengerahkan seluruh pegawai untuk mencari keberadaan Andre Ayer. Pencarian itu dilakukan bersama dengan Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja dan tim dari Kanwil Kemenkumham Bali.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai juga telah mengusulkan penetapan nama yang bersangkutan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada Kepolisian Daerah Bali. Selain itu juga telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri, Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Konsul Kehormatan Rusia dan Konsul Kehormatan Ukraina di Bali untuk mencegah keberangkatan dari Andre Ayer dan teman wanitanya, Ekaterina Trubkina.
“Tolong apabila ada yang melihat ataupun menampung kedua orang tersebut, secepatnya dapat menginformasikannya kepada pihak Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai,” kata Putu Suhendra sembari menjelaskan bahwa pihaknya kini terus melakukan pencarian, namun belum berhasil menemukan keduanya. (LE-DW)







