Denpasar, LenteraEsai.id – Desa Dauh Puri Kelod menggelar kegiatan monitoring dan pengawasan tempat usaha dan warga masyarakat yang dilancarkan pada Sabtu (19/12/2020) malam.
Kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka kasus penyebar Covid-19 dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan yang terus digencarkan.
Perbekel Desa Dauh Puri Kelod Nengah Suarta saat dikonfimasi mengatakan, kegiatan ini untuk mengingatkan masyarakat agar patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karena, kunci utama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.
“Secara rutin kami melaksanakan kegiatan monitoring dan pengawasan Gerakan 3 M di Wilayah Desa Dauh Puri Kelod sebagai upaya untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk senantiasa melaksanakan 3 M secara disiplin untuk menekan atau menurunkan angka kasus di wilayah Desa Dauh Puri Kelod,” ujarnya.
Lebih lanjut, menurut Suarta, kepatuhan terhadap protokol kesehatan sebagai langkah efektif dapat mencegah penularan yang tentu dapat dilakukan secara bersama-sama. Saling mengingatkan di lingkungan masyarakat terhadap disiplin prokes mampu memberikan keamanan bersama dan dapat menurunkan angka kasus.
Terlebih saat ini, kasus Covid-19 di wilayah Desa Dauh Puri Kelod masih tinggi, sehingga kami secara rutin mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu disiplin pada penerapan 3 M. Sasaran kali ini kepada tempat-tempat usaha yang berada di wilayah desa. Rumah kos juga tidak luput dari pemantauan dan mengajak masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan, karena gerakan 3 M sebagai kunci utama dalam menekan kasus.
“Dengan melibatkan Satgas Covid-19, desa kami menyasar tempat usaha, tempat nongkrong, hingga kos-kosan dan rumah warga. Kami selaku Perbekel tetap mengajak dan mengingatkan warga untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 karena kasus positif di Desa Dauh Puri Kelod masih tergolong tinggi,” ujarnya. (LE-DP)







