BGN Bali Tetap Salurkan MBG Selama Ramadan

BGN Bali Tetap Salurkan MBG Selama Ramadan
Kepala BGN Bali Risca Christina.

Denpasar, LenteraEsai.id — Program makan bergizi gratis (MBG) bagi siswa di Bali tetap berjalan selama bulan puasa. Kebijakan ini diambil karena mayoritas peserta didik di provinsi tersebut beragama Hindu sehingga aktivitas belajar berlangsung normal.

Koordinator BGN Provinsi Bali, Risca Christina, menjelaskan penyaluran MBG dilakukan seperti hari biasa pada waktu istirahat sekolah. Sementara itu, siswa Muslim yang menjalankan ibadah puasa akan menerima paket makanan kering untuk dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bali telah menerima arahan terkait mekanisme ini. Setiap SPPG mendata jumlah penerima menu basah dan menu kering selama Ramadan.

Tidak ada perubahan dari sisi anggaran program. Besaran biaya tetap Rp8.000 per porsi untuk balita hingga siswa kelas 4 SD, serta Rp10.000 per porsi bagi siswa kelas 4 SD sampai SMA.

Menu MBG bagi siswa non-Muslim tetap berupa makanan basah seperti hari biasa. Adapun paket bagi siswa yang berpuasa berisi makanan kering, antara lain abon, telur, roti, buah, dan kurma, dengan komposisi yang disesuaikan kebutuhan gizi harian.

BGN Bali menilai kondisi daerah berbeda dengan sejumlah wilayah lain di Indonesia yang menerapkan libur panjang selama Ramadan. Di Bali, kegiatan belajar hanya diliburkan sementara menjelang awal bulan puasa hingga 21 Februari 2026. Selama masa libur tersebut, penyaluran MBG untuk siswa dihentikan sementara dan difokuskan pada kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Hingga saat ini, program MBG di Bali didukung 178 SPPG, dengan 147 unit telah aktif melayani sekitar 507 ribu penerima manfaat. BGN berharap distribusi bantuan tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan gizi anak selama Ramadan tetap terpenuhi. (LE)

Pos terkait