Ketua DPRD Badung Terima Kunjungan Panitia Perayaan Paskah Beberapa Gereja di Bali

SALAMAN - Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyalami satu-persatu tamu yang datang untuk beraudiensi, Senin, 19 Februari 2024. (Foto: Humas DPRD Badung)

Badung, LenteraEsai.id – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata menerima kunjungan dua kelompok masyarakat, di kediamannya di bilangan Banjar Kuwanji, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Senin, 19 Februari 2024. Kedua kelompok itu sama-sama dari pengurus gereja, yakni Majelis Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) Baithani Denpasar, dan Gereja Pantekosta di Indonesia jemaat Bukit Zaitun Gianyar, Bali.

Majelis GPT Baithani Denpasar dipimpin ketuanya Dr Gde Ngurah Indraguna Pinatih. Ikut di dalamnya Ketua Panitia Perayaan Paskah 2024 Bendelina Kana Wadu. Seluruh rombongan delapan orang. Kedatangan mereka menemui Ketua DPRD Badung Putu Parwata, terkait perayaan hari Paskah 2024 pada Maret mendatang.

Bacaan Lainnya

Indraguna Pinatih menyampaikan, dalam perayaan hari Paskah 2024 nanti akan diikuti seluruh jemaat. Jumlahnya kurang lebih mencapai 1.000 orang. “Karena di gereja kami tidak bisa menampung seluruh jemaat, maka kami berencana meminjam Gedung Budaya Giri Nata Puspen Badung di Sempidi, untuk kepentingan itu,” ucapnya.

Selain pinjam gedung, pada pertemuan itu juga disampaikan bahwa pihak GPT Baithani Denpasar ke depan berencana merenovasi gereja yang dimiliki. Halaman parkir nantinya akan diletakkan di bagian basement gereja, karena selama ini pihaknya terkendala masalah parkir. Mereka menanyakan apa bisa mendapat bantuan biaya renovasi gereja dimaksud dari Pemkab Badung.

Sedangkan tiga anggota pengurus Gereja Pantekosta di Indonesia Gianyar yang datang menemui Ketua DPRD Badung, juga terkait permohonan bantuan untuk perbaikan gerejanya yang ada di Kabupaten Gianyar.

Usai menerima kedua kelompok masyarakat itu, Ketua DPRD Badung Putu Parwata kepada awak media massa mengatakan, Pemkab Badung selalu ‘wel come’ menerima kedatangan kelompok masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di Puspen Badung. Termasuk dari kelompok-kelompok agama Hindu, Buda, Kristen, Islam, Konghucu dan sebagainya.

“Badung adalah kabupaten Pancasila. Artinya, Pemkab Badung senantiasa memfasilitasi kegiatan keagamaan dari unsur manapun. Pemerintah tidak akan pernah membeda-bedakannya,” ujar Parwata sembari menambahkan, demikian pula bagi GPT Baithani Denpasar yang akan menggunakan fasilitas di Puspem Badung untuk perayaan Paskah pada Maret 2024, tentu akan diperhatikan.

“Panitia perayaan Paskah dipersilahkan bersurat. Mau menggunakan fasilitas indoor atau outdoor. Tenda dipasang, sound system disediakan. Juga dibantu snak dan makanan untuk panitia dan peserta perayaan Paskah yang akan datang,” ucapnya, menandaskan.

Mengenai keinginan pihak yang beraudiensi untuk mendapatkan bantuan perbaikan gereja, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mempersilahkan mereka untuk mengajukan proposal. “Pemkab Badung tetap akan membantu, asal sesuai ketentuan. Bantuan akan disesuaikan dengan keuangan daerah. Syarat administrasi dan ketentuan harus dipenuhi,” katanya, menjelaskan.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait