Denpasar, LenteraEsai.id – Penggunaan teknologi biometrik BPJS Kesehatan memudahkan layanan pasien di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ngoerah, Denpasar, Bali, karena mempercepat proses verifikasi identitas pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Melalui Program JKN, pemerintah terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar di sela meninjau layanan di RSUP Ngoerah di Denpasar, Bali, Rabu.
Menko yang biasa disapa Cak Imin itu menegaskan kehadirannya di rumah sakit terbesar di Denpasar itu karena ingin memastikan layanan jaminan kesehatan nasional mudah, cepat dan tanpa diskriminasi di setiap fasilitas kesehatan.
Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba mengatakan peningkatan kualitas layanan JKN tak lepas dari dukungan pemerintah sekaligus kolaborasi yang baik dengan fasilitas kesehatan.
Inovasi yang diterapkan di fasilitas kesehatan diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi peserta JKN sejak pertama kali datang ke rumah sakit hingga memperoleh pelayanan medis yang dibutuhkan.
“Mulai dari proses registrasi, kami sediakan Antrean Online yang bisa diakses lewat Mobile JKN. Lalu di rumah sakit, ada verifikasi identitas melalui biometrik. Semuanya dirancang untuk memangkas waktu tunggu supaya peserta terlayani dengan lebih cepat dan mudah,” ujar Abdi.
Sementara itu, salah satu peserta JKN Riyanto yang sedang menemani istrinya menjalani pengobatan mengaku merasakan manfaat langsung program kesehatan nasional itu.
Ia mengapresiasi kemudahan administrasi serta pelayanan tenaga kesehatan yang dinilai ramah dan profesional.
Warga lanjut usia berusia 71 tahun itu menjelaskan kondisi kesehatan sang istri lebih stabil dibandingkan sebelumnya yang harus bolak-balik menjalani perawatan di IGD.
“Kami merasakan program JKN menjadi penolong bagi keluarga kami. Pelayanannya sangat baik, administrasinya mudah, dan kami merasa negara turut hadir memberikan perlindungan kesehatan,” katanya. (LE)
Source: ANTARA







