Pemkab Gianyar Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Pemkab Gianyar Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Kegiatan Pendampingan Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), Selasa (28/4). (Foto: Pemkab Gianyar)

Gianyar, LenteraEsai.id – Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Pendampingan Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) yang berlangsung di Royal Casa Ganesha Ubud, Selasa (28/4).

Pokja tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Nomor 17 Tahun 2026 serta Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dibuka Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia. Dalam sambutannya, Pasek Lanang Sadia menyampaikan lingkungan belajar yang kondusif menjadi pondasi utama dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik dari aspek fisik, psikologis, maupun sosial. Selain itu, pentingnya kolaborasi seluruh Perangkat Daerah dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman.

“Budaya sekolah aman dan nyaman merupakan keseluruhan nilai, sikap, dan perilaku yang dibangun untuk menjamin perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, serta keamanan sosiokultural warga sekolah” ujarnya.

Dilanjutkan Lanang Sadia, menjelaskan melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan terkait peran Pokja dan warga sekolah dalam mengimplementasikan BSAN secara menyeluruh. Dilakukan pula, sosialisasi kebijakan terbaru serta penyusunan draft Surat Keputusan (SK) Pokja BSAN sebagai langkah awal penguatan tata kelola di tingkat daerah dan satuan pendidikan.

“Pembentukan Pokja ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung terbentuknya karakter peserta didik yang berdaya saing dan berkepribadian, sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Gianyar,” harapnya.

Hadir sebagai narasumber, Ni Wayan Surasmini dari BPMP Provinsi Bali memberikan pemaparan terkait implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sebagai dasar dari pembentukan Pokja. (LE-VJ)

Pos terkait