Pemkab Gianyar Buka Bursa Kerja untuk Tekan Angka Pengangguran

Pemkab Gianyar buka bursa kerja untuk tekan angka pengangguran
Pemkab Gianyar menyerahkan kontrak kerja kepada calon pekerja migran di sela bursa kerja serangkaian HUT ke-255 Gianyar di Alun alun Kota Gianyar, Bali, Kamis 16/4/2026) (ANTARA/HO-Pemkab Gianyar

Gianyar, LenteraEsai.id – Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, membuka bursa kerja hingga 19 April untuk menekan angka pengangguran memaknai HUT ke-255 Kota Gianyar.

“Bursa kerja tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan,” kata Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gianyar Ketut Lanang Sadia di Alun-alun Kota Gianyar, Kamis.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 21 perusahaan dari berbagai sektor usaha berpartisipasi pada bursa kerja yang diadakan Dinas Tenaga Kerja Gianyar guna menjaring angkatan kerja untuk bekerja baik di dalam dan luar negeri.

Bursa kerja juga melibatkan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Tenaga Kerja Mandiri (TKM), pelaku UMKM, serta masyarakat umum dan pencari kerja di Kabupaten Gianyar.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Gianyar I Gede Suardana Putra menekankan pentingnya penguasaan keterampilan serta pemahaman terhadap perubahan lanskap ketenagakerjaan termasuk teknologi informasi, salah satunya otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI).

Menurut dia, dinamika tersebut akan berdampak signifikan terhadap struktur pekerjaan dan jenis keterampilan yang dibutuhkan di berbagai sektor industri.

“Pendidikan vokasi tetap memiliki peran strategis, khususnya di sektor pariwisata yang mengedepankan pelayanan berbasis sentuhan manusia dan tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh mesin atau teknologi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, juga diadakan penyerahan kontrak kerja kepada calon pekerja migran Indonesia sebagai bentuk fasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri secara legal dan aman.

Selain itu, ada pula pelatihan bahasa isyarat dan pengemasan produk ramah lingkungan bagi UMKM oleh salah satu perusahaan swasta, penyerahan klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris tenaga kerja rentan, hingga penandatanganan kerja sama pelatihan gratis selama satu tahun dengan LPK.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat tingkat pengangguran terbuka di Pulau Dewata per Agustus 2025 mencapai 40,9 ribu orang atau 1,49 persen.

Jumlah itu menurun 0,30 persen jika dibandingkan periode sama 2024 mencapai 48,6 ribu orang.

Apabila dirinci, tingkat pengangguran tertinggi terjadi di Kabupaten Karangasem yang mencapai 1,80 persen dan terendah di Kabupaten Bangli sebesar 0,73 persen.

Sedangkan Kabupaten Gianyar mencapai 1,55 persen, turun 1,41 persen dibandingkan pada Agustus 2024 mencapai 1,98 persen. (LE)

Source: ANTARA

Pos terkait