Badung, LenteraEsai.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bali selama beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah kawasan, termasuk destinasi wisata internasional Kuta. Genangan air dilaporkan masuk hingga ke kamar hotel serta area usaha milik pelaku UMKM.
Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana, mengungkapkan kondisi tersebut usai menerima kunjungan siswa di wantilan DPRD Badung. Politisi dari PDI Perjuangan itu menyebut banjir kini meluas ke sejumlah kawasan yang sebelumnya jarang terdampak.
Menurutnya, genangan yang dahulu hanya terjadi di wilayah Dewi Sri dan Legian kini meluas hingga Kartika Plaza, Wana Segara, dan Samudra. Ia menilai kondisi ini berbeda dari sebelumnya, ketika air biasanya surut dalam beberapa jam.
Dampak banjir disebut cukup besar bagi sektor pariwisata. Selain harus mengevakuasi tamu, sejumlah fasilitas hotel mengalami kerusakan akibat air yang masuk ke kamar. Kondisi tersebut membuat beberapa pelaku usaha tidak dapat langsung kembali beroperasi karena membutuhkan waktu untuk perbaikan.
Graha Wicaksana mengaku menerima laporan dari pelaku industri pariwisata mengenai kerugian yang signifikan. Tidak hanya hotel, berbagai usaha kecil seperti warung, toko kelontong, penyewaan kendaraan, transportasi wisata, hingga usaha kuliner juga terdampak.
Ia menekankan pentingnya penanganan banjir secara menyeluruh karena bencana tersebut berpotensi memengaruhi citra pariwisata Bali. Menurutnya, sebagian besar pendapatan asli daerah Kabupaten Badung berasal dari sektor pajak hotel dan restoran, sehingga perlu dikembalikan untuk penguatan infrastruktur dan pencegahan banjir.
Selain langkah preventif, ia juga mendorong pemerintah daerah memberikan dukungan nyata bagi pelaku usaha terdampak. Ia berharap instansi seperti BPBD, Dinas Pariwisata, dan Bapenda melakukan verifikasi lapangan untuk mendata kerusakan serta menyalurkan bantuan atau insentif kepada pelaku usaha yang mengalami kerugian.
Graha Wicaksana menilai kebijakan stimulus penting agar sektor pariwisata di Kabupaten Badung dapat segera pulih dan kembali beroperasi secara optimal. (LE)







