Rapat Paripurna Lanjutan DPRD Badung, Pemandangan Umum Tiga Fraksi

Rapat Paripurna Lanjutan DPRD Badung, Pemandangan Umum Tiga Fraksi
Pemandangan Umum tiga fraksi DPRD Badung. (Foto: Humas DPRD Badung)

Mangupura, LenteraEsai.id — Rapat paripurna lanjutan DPRD Badung, Selasa, 4 November 2025 dipimpin ketuanya I Gusti Anom Gumanti. Dengan agenda pandangan umum tiga fraksi di DPRD Badung: Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Gerindra. Untuk menanggapi dua ranperda, yaitu Ranperda RAPBD Badung 2026 dan Ranperda Pemberian Insentif pada investor yang disampaikan Bupati Badung dalam rapat paripurna DPRD Badung pada 29 Oktober 2025 lalu.

Setelah Ketua DPRD Badung Anom Gumanti membuka rapat paripurna, terus mempersilahkan Fraksi Partai Golkar menyampaikan pandangannya. Dipercaya sebagai pembaca pandangan umum Fraksi Golkar I Putu Sika Adi Putra. Antara lain disampaikan, walau potensi pendapatan asli daerah (PAD) Badung cukup tinggi, perlu sikap ke hati-hatian dalam menyusun anggaran. Yakni dengan memperkuat sektor -sektor yang memiliki potensi besar di luar sektor pariwisata. Hal ini ditekankan, supaya tidak ketergantungan hanya pada satu sektor.

Bacaan Lainnya

Giliran berikutnya Fraksi Gerindra menyampaikan pandangan umumnya yang dibacakan I Wayan Puspa Negara. Fraksi Gerindra DPRD Badung menyampaikan rasa keprihatinan akan terjadinya bencana alm. Mengingat sekarang sudah menginjak musim penghujan. Untuk itu pihaknya minta eksekutif (pemerintah) senantiasa siap siaga dalam 24 jam.

“Kesempatan ini kami mengapresiasi prestasi Kabupaten Badung dalam event olahraga Provinsi Bali. Yakni juara umum Porprov Bali 2025,”katanya.

Pemandangan umum fraksi pamungkas yaitu dari Fraksi PDIP dibacakan I Made Suryananda Pramana. Fraksi ini menyampaikan persoalan -persoalan klasik yang segera harus ditangani. Yaitu kemacetan parah di beberapa titik dan persoalan sampah. Terutama di obyek dan kawasan wisata penanganan mesti diprioritaskan. Fraksi PDIP mendorong eksekutif memanfaatkan teknologi baru untuk penanganan sampah.

Dalam rapat paripurna DPRD Badung 29 Oktober 2025 Bupati Badung antara lain menyampaikan Pendapatan daerah dalam APBD 2026 dirancang Rp12,3 triliun lebih. Terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) dirancang Rp11,5 Triliun lebih, pendapatan transfer dirancang Rp800 Miliar lebih. Sedang belanja daerah dirancang Rp13,2 Triliun.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait