Seririt, LenteraEsai.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa mengharapkan generasi muda di daerahnya dapat menjunjung tinggi bangsa dan negara di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang antara lain ditandai dengan digitalisasi.
Sekda Suyasa mengatakan hal itu ketika ditemui usai menjadi inspektur upacara pada Serah Terima Pataka Panji-panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai, di Lapangan Umum Seririt, Kabupaten Buleleng, Minggu (12/11/2023). Kegiatan kirab napak tilas ini berkaitan dengan Hari Puputan Margarana yang diperingati setiap tanggal 20 November.
Pesan-pesan dari salah seorang tokoh sentral peristiwa Puputan Margarana yaitu I Gusti Ngurah Rai, pada kesempatan itu disampaikan kembali oleh Sekda Suyasa kepada masyarakat. “Kirab napak tilas ini dalam rangka menyampaikan pesan-pesan kepahlawanan, pesan-pesan perjuangan, nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi penerus di setiap fase generasi,” ujarnya.
Pesan-pesan nasionalisme yang disampaikan pada kirab ini diharapkan mampu menginternalisasi diri masing-masing. Sehingga terbentuk karakter yang cinta tanah air. “Oleh karena itu, pada setiap kabupaten yang dilewati kirab, disampaikan pesan-pesan bersejarah yang sangat menyentuh untuk menjadi bagian dari internalisasi pada generasi muda ke depan,” ujar Suyasa.
Lebih lanjut Suyasa menekankan para generasi muda harus tetap mencintai bangsa dan negara apapun yang terjadi. Harus bisa menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya seperti yang diperjuangkan pahlawan I Gusti Ngurah Rai.
“Kegiatan ini harus dilakukan terus-menerus secara intensif dan konsisten. Sehingga nanti generasi muda kita walaupun berada dalam pengaruh perkembangan zaman, digitalisasi dan perkembangan teknologi, mereka akan tetap bisa mencintai bangsa dan negara tercinta,” ujarnya, menegaskan.
Untuk diketahui, Kirab Pataka, Panji-panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai, dari Seririt diarak menuju Monumen Perang Jagaraga. Keesokan harinya, Pataka, Panji-panji, dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem.
Pewarta: Anom Wijaya
Redaktur: Laurensius Molan







