Ketua DPRD Badung Siap Rekomendasikan Program Seni Wayang Kulit Masuk Sekolah

Menerima kunjungan Tim Genta Nusantara, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengaku tertarik dengan Program Wayang Kulit masuk sekolah. (Foto: Humas DPRD Badung)

Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata pada Kamis, 26 Oktober 2023 diketahui menerima kunjungan cukup banyak tamu di ruang kerjanya Gedung DPRD Badung di Mangupura.

Tamu tersebut antara lain Tim Kerja Genta Nusantara III 2023, Seka Mancing Mania Banjar Pengayehan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Pengurus Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Banjar Umagunung, Kelurahan Sempidi, Kabupaten Badung, dan Ikatan Alumni IPDN Karyawan Pemkab Badung.

Bacaan Lainnya

Rombongan yang pertama diterima untuk kepentingan beraudiensi dengan orang nomor 1 di DPRD Badung itu, adalah Ikatan Alumni IPDN yang merupakan pegawai Pemkab Badung. Di hadapan Ketua DPRD Badung mereka memperkenalkan diri dan menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan.

Setelah itu, Ketua DPRD Badung menerima pengurus Gereja Pantai Kosta di Indonesia (GPdI) Banjar Umagunung, Sempidi yang dipimpin Pdt Dr Yohanes Muhadi. Maksud kedatangannya ialah untuk menyampaikan bahwa nanti mereka akan melakukan perayaan Natal bersama, sekaligus memohon izin untuk dapat menggunakan wantilan DPRD Badung di Kompleks Puspem Badung untuk serangkaian kegiatan itu.

Selanjutnya Tim Kerja Genta Nusantara III 2023 termasuk yang paling lama memanfaatkan waktu beraudiensi dengan Putu Parwata. Selain personelnya yang cukup banyak, masing-masing diberikan kesempatan berbicara menyampaikan pendapat, program dan usulan. Personelnya merupakan seniman, budayawan, kreator seni dan sebagainya.

Yang pokok, Tim Kerja Genta Nusantara ini akan melakukan pementasan Kesenian Wayang Kulit di Puspem Badung, terkait HUT ke-14 Mangupura. Pentas digelar karena kelompok ini prihatin budaya dan kesenian Wayang Kulit makin memudar, dikalahkan oleh budaya baru yang berbasis teknologi modern. Seperti film kartun, tiktok, game dan sebagainya.

“Sebagai seniman tradisional kami sangat prihatin kesenian Wayang Kulit makin terdesak dan terpinggirkan. Lama-lama kesenian ini akan makin menghilang dan punah. Anak-anak dan para cucu bisa-bisa tidak mengenal Wayang Kulit,” ujar I Nengah Rata yang memimpin rombongan.

Dalam pertemuan dengan Tim Kerja Genta Nusantara III 2023 yang berlangsung cair, riang gembira dan diselingi makedekan (sendagurau) itu, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan bahwa pihaknya siap merekomendasikan Program Wayang Kulit masuk sekolah guna melestarikan keberadaan seni peninggalan para leluhur tersebut.

Pewarta: I Made Astra
Redakrur: Laurensius Molan

Pos terkait