Kopitu Sukses Bawa Investor Korea ke Indonesia Untuk ‘Renewable Energi’ Senilai Rp5 Triliun

Ketua Umum Kopitu Yoyok Pitoyo tampak disambut hangat oleh Kyoung Yeon Lee selaku Chairman Seijin G&E Co.Ltd di kantornya di Seoul, Karea Selatan. (Foto: Humas Kopitu)

Seoul, LenteraEsai.id – Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (Kopitu) sukses membawa investor asal Korea Selatan, Seijin G&E Co.Ltd untuk berinvestasi senilai Rp5 triliun di Indonesia dalam upaya menangani dan mengubah sampah menjadi energi terbarukan yang berguna bagi pembangkit listrik.

Bertempat di Kantor Seijin G&E Co.Ltd di Seoul, Korea Selatan pada Jumat (4/8/2023), Ketua Umum Kopitu Yoyok Pitoyo tampak disambut dengan hangat oleh Kyoung Yeon Lee selaku Chairman Seijin G&E Co.Ltd, beserta jajarannya.

Bacaan Lainnya

Yoyok Pitoyo hadir di Kota Seoul dalam rangka pembahasan permasalahan sampah dan keuntungan dari pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan yang dapat digunakan sebagai pembangkit listrik biogas.

“Permasalahan sampah di manapun masih menjadi perihal yang sulit diatasi. Untuk itu Kopitu menawarkan solusi yang dapat memanfaatkan sampah dalam mengembangkan biogas pembangkit listrik,” ucap Yoyok Pitoyo.

Kopitu tidak luput dalam memperhatikan lingkungan serta dampaknya kepada masyarakat. Terkait itu, Kopitu dan Seijin G&E Co.Ltd berkomitmen dalam melaksanakan program tersebut kususnya di Indonesia dan akan segera memulai perencanaan sebagai langkah keseriusan bersama.

Senada dengan yang dikatakan Ketua Umum Kopitu, pihak investor dari Korea Selatan itu juga menyampaikan hal yang sama. “Kami mendukung penuh Kopitu dan siap berinvestasi dalam pengolahan sampah yang dapat membuat sampah menjadi energi terbarukan biogas sebagai pembangkit tenaga listrik,” ujar Kyoung Yeon Lee, menimpali.

Tentunya dengan pengolahan sampah yang direncanakan Kopitu bersama Seijin G&E Co.Ltd, diharapkan menjadi salah satu solusi yang bisa bermanfaat bagi banyak masyarakat di Indonesia dalam mengurangi dan menjadikan sampah sebagai energi terbarukan berupa biogas pembangkit listrik, ucapnya.

Kopitu yang sebelumnya juga telah bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tentunya dapat mendukung kesuksesan dalam investasi ‘renewable energi’ ini dengan dukungan teknologi dan penelitian yang dimiliki BRIN dalam mewujudkan renewable energi.

Kopitu pada tahun 2019 juga telah memberikan penghargaan kepada Wali Kota Pekanbaru, Wali Kota Denpasar dan Bupati Bandung dalam rangka Hari Sampah Dunia. Ini menandakan bahwa Kopitu telah memperhatikan pengelolaan sampah sejak dahulu dan meneruskannya dalam proyek-proyek ‘renewable energi’ yang rencananya akan diaplikasikan kembali di kota-kota tersebut.

Ketua Umum Kopitu mengharapakan investasi yang akan masuk dengan nominal yang mencapai Rp5 triliun itu dapat membawa dampak positif bagi pengelolaan sampah dan menciptakan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan di tanah air.  (LE/Kor)

Pos terkait