Buka Sikat-1, Pj Bupati Lihadnyana Dukung Pengembangan Kick Boxing di Buleleng

Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana membuka Singaraja Kick Boxing Tournament (SIKAT 1), di Gedung Beladiri Gor Bhuana Patra Singaraja (Foto: Dok Humas Pemkab Buleleng)

Singaraja, LenteraEsai.id – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyatakan mendukung sepak terjang Pengurus Kabupaten (Pengkab) Kick Boxing Buleleng yang terus berupaya mengembangkan guna melahirkan atlet-atlet berprestasi dalam cabang olahraga bela diri yang satu ini.

Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Lihadnyana saat membuka Singaraja Kick Boxing Tournament (Sikat-1), di Gedung Beladiri Gor Bhuana Patra Singaraja, Jumat (24/3/2023).

Bacaan Lainnya

Sebagai olahraga yang tergolong baru di Kabupaten Buleleng, Lihadnyana mengapresiasi kegiatan Sikat- 1 ini untuk menjaring minat dan bakat masyarakat terhadap olahraga kick boxing. Sikat-1 yang diselenggarakan bekerja sama dengan jajaran TNI, Polri dan Pemkab, dikemas sedemikian rupa sehingga bisa memajukan kick boxing Buleleng.

“Saya harapkan kick boxing Kabupaten Buleleng bisa membawa Buleleng  semakin maju di masa yang akan datang. Saya yakin itu,” ujarnya, penuh semangat.

Terkait kontribusi Pemkab Buleleng dalam hal pendanaan atlet ke depannya, Lihadnyana menyatakan dirinya telah menambah anggaran KONI Buleleng untuk pembinaan atlet. Selain itu, Pemkab juga akan mencarikan sponsor-sponsor bagi pengkab cabang-cabang olahraga di bawah naungan KONI Buleleng.

Ia meyakini, ketika pengkab-pengkab cabang olahraga mendapatkan sponsor kegiatan, maka pendanaan pembinaan akan lebih komprehensif. Seperti misalnya kick boxing yang merupakan olahraga bertingkat, dan mengharuskan adanya turnamen.

“Itu semua membutuhkan anggaran yang cukup besar. Oleh karena itu, saya sangat mendukung kegiatan ini, semoga turnamen ini bisa membawa fighter Buleleng merajai tidak hanya di Provinsi Bali, tetapi juga di tingkat nasional bahkan dunia,” kata dia.

Lihadnyana juga memberi dorongan motivasi bagi peserta Sikat-1. Yakni untuk mampu menempatkan Buleleng pada prioritas terdepan. Dengan semangat dan tekad kuat, dirinya mengharapkan dan meyakini bahwa KONI Buleleng serta calon atlet kick boxing yang bertanding, mampu membawa buleleng ke arah yang lebih maju dan terdepan.

“Jiwa raga untuk Buleleng. Itu juga berarti apa yang kita lakukan, keringat yang kita kucurkan, tenaga yang kita peras semata-mata untuk Buleleng yang kita cintai,” kata Lihadnyana.

Wakil Ketua III KONI Buleleng I Putu Nova Anita Putra, juga mengapresiasi kegiatan Sikar-1. Menurutnya, kegiatan ini adalah jalan strategis bagi Pengkab Kick Boxing Indonesia Kabupaten Buleleng untuk menjaring atlet potensial yang bisa berprestasi. Dirinya juga menjelaskan bahwa Pengkab kickboxing saat ini masih dalam proses verifikasi sebagai anggota KONI Buleleng. Kegiatan SIKAT ini menjadi satu bukti bahwa Pengkab kick boxing menunjukkan keseriusan pembinaan dan eksistensinya.

“Pengkabnya sudah melakukan aktivitas yang sangat baik. Saya berharap dari acara seperti ini bisa melahirkan atlet berprestasi di berbagai kejuaraan,” ujar Nova.

Ketua Panitia Sikat-1 I Gusti Bagus Ngurah Dipta Negara mengatakan, sebanyak 35 peserta akan bertanding dalam kegiatan ini. Seluruh peserta tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni low kick dan kick light. Ke depan, Kick Boxing Buleleng akan membuka klub di Kecamatan Tejakula. Selain itu, Kecamatan Busungbiu juga sudah siap dengan anggotanya, dan tinggal meresmikan saja. Dipta Negara berharap kick boxing makin dikenal dan ramai di seluruh kecamatan. (LE-BL1)

Pos terkait