Buleleng, LenteraEsai.id – Busungbiu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali yang berada di ketinggian 275 meter di atas permukaan laut. Wilayah kecamatan yang terdiri atas 15 desa itu, berada sekitar 30 km barat daya Kota Singaraja, ibu kota Kabupaten Buleleng.
Luas wilayah Busungbiu yang dikenal dengan topografinya berbukitan, tercatat seluas 196,62 kilometer persegi, berbatasan dengan Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana, Bali.
Beberapa kantor pemerintahan dan desa telah terbangun dengan cukup baik di Kecamatan Busungbiu. Bahkan khusus untuk Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Busungbiu, kini tercatat sudah menempati kantor yang refresentatif, yang baru-baru ini usai dibangun dan telah dilakukan upakara pemelaspasan.
Kantor baru, yang tentunya dengan semangat baru yang on fire, Kapolsek Busungbiu AKP Ketut Wisnaya SH beserta jajarannya pada pagi itu, Jumat (17/3/2023), menggelar kegiatan yang disebut ‘Jumat Curhat’ sebagai implementasi program dari Kapolri.
‘Jumat Curhat’ yang dilaksanakan di aula Gedung SMA Negeri 2 Busungbiu di Desa Pucaksari itu, diisi dengan kegiatan dialogis antara Kapolsek dengan para guru dan siswa di sekolah tersebut. Dengan demikian, berbagai persoalan, terlebih masalah keamanan, bisa disampaikan para guru dan siswa kepada Kapolsek dan jajaran pada kegiatan tersebut.
“Berbagai bentuk ‘curhatan’ atau unek-unek dapat kami tampung untuk nantinya bisa dicarikan jalan keluar, atau disampaikan kepada instansi yang berwenang dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat yang disampaikan lewat kegiatan ‘Jumat Curhat’ ini,” kata Kapolsek Wisnaya.
Selain menampung ‘curhatan’, kesempatan itu juga dimanfaatkan Kapolsek Wisnaya untuk melakukan sosialisasi tentang bahayanya narkotika dan psikotropika, terlebih bagi kalangan pelajar dan kaum muda lainnya.
Kapolsek Wisnaya menyatakan terima kasih atas kesempatan yang diberikan pihak sekolah dalam penyelenggaraan ‘Jumat Curhat’, serta kepedulian para siswa dalam mengikuti pemaparan yang berkaitan dengan pengetahuan tentang kesadaran hukum, khusus dalam bidang pelanggaran narkotika dan psikotropika.
Kehadiran Kapolsek di sekolah tersebut tampak didampingi Kanit Binmas Polsek Busungbiu Ipda Made Surata SH, sementara dari pihak sekolah hadir Kepala SMAN 2 Busungbiu Drs Nengah Konten MPd H beserta dewan guru dan kurang lebih 150 siswa.
Usai hadir di sekolah, pada siang harinya Kapolsek dan jajaran kembali melakukan giat serupa di Wantilan Jabayan Pura Desa Busungbiu di Banjar Tengah. Di hadapan krama desa, Kapolsek menyampaikan bahwa giat ‘Jumat Curhat’ di tengah-tengah masyarakat dimaksudkan untuk dapat mengetahui situasi dan kondisi wilayah tugas kepolisian yang sebenarnya.
“Di samping itu, kehadiran kami juga untuk senantiasa dapat menampung keluhan dan saran dari warga, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran kami sebagai pengayom, pelindung serta pelayan guna memberikan solusi yang bermafaat bagi masyarakat,” kata Kapolsek, menyampaikan.
Berkaitan dengan itu, baik saat di sekolah maupun di Wantilan di Wantilan Jabayan Pura Desa Busungbiu, giat ‘Jumat Curhat’ sempat menerima adanya beberapa ‘curhatan’ warga yang nantinya akan dicarikan jalan keluar dan dikoordinasikan dengan pihak terkait dalam upaya penanggulangannya.
Kaposek Wisnaya juga tampak memberikan pengarahan kepada Sekeha Teruna-Teruni/Yowana Tanah Galang Desa Busungbiu menjelang dilaksanakannya Hari Suci Nyepi tahun saka 1945, karena akan ada rangkaian melasti dan pengarakan Ogoh-ogoh saat pengerupukan.
AKP Wisnaya berterima kasih kepada para yowana dan Jro Klian Adat Desa Busungbiu, Gede Yasa, karena sumanggem berkolaborasi bersama para pecalang dan jajaran Polsek untuk mengawal proses melasti, pengerupukan dengan pengarakan Ogoh-ogoh sampai puncak penyepian demi terciptanya keamanan, ketertiban serta kedamaian di desa yang dulunya bernama Busung Megelung itu.
Sehari sebelumnya, Kamis (16/3/2023), telah dilaksanakan rapat koordinasi bersama dengan Camat, Danramil, Satpol PP Kecamatan Busungbiu, Kelian Desa Adat se-Kecamatan Busungbiu dan Pecalang Kecamatan Busungbiu untuk menjaga ketertiban, keamanan bersama di wilayah hukum Kecamatan Busungbiu dalam perayaan Hari Suci Nyepi yang tibanya berbarengan dengan awal puasa bulan Ramadhan 1444-H. (LE-Nom)







