Denpasar, LenteraEsai.id – Berdasarkan hasil survei OJK tahun 2019, indek inklusi keuangan Bali mencapai sebesar 92,91 persen, melampaui pencapaian nasional sebesar 76,19 persen. Tingginya angka inklusi keuangan Bali tersebut di satu sisi, namun di sisi lain masih terjadi disparitas inklusi keuangan antar-kabupaten dan kota.
Industri BPR di Bali dengan keterbatasan yang dimiliki, mempunyai strategi, menerapkan teknologi dan layanan kearifan lokal dalam menghadapi lingkungan internal dan eksternal untuk mendorong kinerja yang berdampak kepada inklusi keuangan. Pada kesempatan ini, 9 Januari 2023, bertempat di Gedung BH Lantai III 4 Kampus Unud Denpasar, promovendus I Gusti Ngurah Alit Asmara Jaya SE MSi mengikuti sidang promosi doktor dengan mengangkat disertasi: ‘Analisis Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Inklusi Keuangan Bank Perkreditan Rakyat di Provinsi Bali’.
Tujuan penelitian dari promovendus adalah: menganalisis pengaruh faktor internal, faktor eksternal, strategi inklusi keuangan, teknologi dan layanan kearifan lokal terhadap kinerja keuangan. Hasil dari penelitian ini faktor internal, strategi dan teknologi berpengaruh terhadap kinerja, sedangkan faktor eksternal dan layanan kearifan lokal tidak berpengaruh terhadap kinerja. Faktor eksternal, strategi dan kinerja berpengaruh terhadap inklusi keuangan, namun faktor internal tidak berpengaruh terhadap inklusi keuangan.
Sidang promosi doktor ini dilaksanakan secara offline, di mana Promotor dari Promovendus adalah Prof Dr Nyoman Djinar Setiawina SE MS, serta Kopromotor Dr Ida Bagus Putu Purbadharmaja SE ME dan Kopromotor II adalah Prof Dr Dra AA I N Marhaeni MS. Ujian ini dipimpin oleh Ketua Sidang yang pada kesempatan ini Koprodi, Prof Dr Ni NyomanYuliarmi SE MP.
Promovendus merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahendradatta, dan juga sebagai konsultan manajemen di PT Saguna Manajemen Solusindo Denpasar. Promovendus berhasil lulus ujian dengan predikat Sangat Memuaskan. (LE-AS)
Sumber:http://www.unud.ac.id







