Klungkung, LenteraEsai.id – Seiring dengan semakin ramainya kunjungan wisatawan ke pulau ‘mungil’ Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, tak bisa dipungkiki telah ‘dibuntuti’ pula oleh cukup maraknya aksi kejahatan.
Aksi kejahatan yang tidak hanya berupa pencurian dan pencopetan, tetapi juga ada beberapa di antaranya yang dilaporkan dalam bentuk penipuan dan tindak kriminal lainnya.
Melihat itu, aparat gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Satpol PP, Pecalang Adat dan unsur terkait dari jajaran Pemkab Klungkung, diterjunkan untuk melakukan patroli keamanan keliling pada gugus tiga pulau ‘mungil’ yang ada di wilayah Kecamatan Nusa Penida, sekitar 25 mil laut tenggara Pulau Bali.
Sehubungan dengan dilibatkannya unsut TNI, Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf Armen ketika dihubungi, Minggu (8/1), mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan sejumlah aparat Babinsa untuk disiagakan di kawasan objek wisata di tiga pulau ‘mungil’ tersebut, yakni Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan.
Aparat Babinsa yang dikerahkan nantinya akan bersinergi dengan petugas lainnya untuk menciptakan kondisi keamanan yang betul-betul kondusif di kawasan objek wisata yang kini mulai ramai pengunjung pancapandemi Covid-19 berlalu, ujarnya.
“Sudah kami instruksikan untuk tetap waspada dan mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tak diinginkan,” ucap Dandim Klungkung, menegaskan.
Sosialisasi terkait berbagai ketentuan yang harus dipatuhi selama di Nusa Pedina pun, lanjur Dandim, juga turut dilakukan oleh aparat gabungan yang sudah bersiaga di kawasan wisata itu. “Materi sosialisasi yang disampaikan, tentu harus dipatuhi oleh para pengunjung di objek wisata tersebut,” kata Letkol Armen, menjelaskan. (LE-KL)







