Karangasem, LenteraEsai.id – Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Minggu, 8 Januari 2023 pukul 08.40.31 Wita, getarannya dirasakan di wilayah Kubu dan beberapa daerah lain di Kabupaten Karangasem, Bali bagian timur.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=3,5. Episenter gempa terletak pada koordinat 8,27° LS; 115,51° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 km barat laut Karangasem, pada kedalaman 11 km.
Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho SE SSi dalam siaran persnya menyatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
Sementara dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat, antara lain berupa guncangan dirasakan di wilayah Kubu sebesar II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, ucapnya.
Disebutkan, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Dari hasil monitoring BMGK, hingga pukul 08.47 Wita pada Minggu (8/1) pagi itu, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Selain itu, Cahyo Nugroho juga meminta warga untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg, ujarnya, mengingatkan. (LE-KR)







