Hujan Deras, Jalan Penghubung Geriana Kangin-Tukad Sabuh di Selat Semakin Rusak

Karangasem, LenteraEsai.id – Jalan raya yang menghubungkan Banjar Dinas Geriana Kangin menuju Banjar Dinas Tukad Sabuh, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, kondisinya kini semakin rusak setelah terkikis air hujan yang turun deras akhir pekan lalu.

Bagian permukaan jalan yang kondisi aspalnya sudah compang-camping dan banyak lubang di hampir sepanjang jalan tersebut, kini menjadi semakin menganga, bahkan kedalaman lubang di beberapa titik bisa mencapai 10-15 cm.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut, menurut beberapa penduduk setempat saat ditemui pada Senin (10/10), salah-salah dapat membahayakan para pemakai jalan yang tiba-tiba bisa terjatuh setelah bagian roda sepeda motornya masuk ke dalam lubang yang cukup dalam.

Apalagi saat hujan turun di mana lubang yang ada tertutup air banjir, cukup sulit untuk diketahui posisinya di ruas jalan oleh para pengendara, sehingga tak pelak dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga mengatakan jika dirinya memang harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan tersebut. “Warga bahkan ada yang sampai harus menurunkan dua kakinya ketika melewati jalan ini, agar sepeda motor yang dikendarai tetap stabil,” katanya, tanpa bersedia disebut identitasnya.

Hujan deras juga tak jarang membawa material potongan kayu, sambah, bebatuan dan pasir yang memenuhi beberapa ruas jalan, sehingga kondisi tersebut menambah bahaya bagi para pengguna jalan.

“Saya juga sempat hampir jatuh saat lewat jalan ini. Saat itu saya mengantar istri untuk pergi ke pasar, karena lubang yang tergenang air, saya sulit membedakan kondisi jalan hingga roda bagian depan tiba-tiba masuk ke lubang dan bagian bawah motor menyentuh tepi lubang, membuat motor oleng dan hampir saja kami terjatuh,” ujarnya, mengisahkan.

Sementara Perbekel Desa Duda Utara, I Wayan Suarman yang dihubungi terpisah mengatakan, faktor penyebab rusaknya jalan tersebut selain memang usia jalan yang sudah perlu mendapatkan pemeliharaan, juga karena terkikis banjir saat hujan turun sangat deras.

“Yang jelas, telah cukup lama tidak mendapat perbaikan. Kami sudah coba  usulkan ke pihak Pemda, semoga bisa secepatnya mendapat perbaikan,” ujar Suarman, menjelaskan.  (LE-Ami)

Pos terkait