Karangasem, LenteraEsai.id – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Karangasem, Bali bagian timur pada Jumat (7/10) malam hingga Sabtu (8/10) pagi, telah mengakibatkan timbulnya bencana banjir, tanah longsong dan pohon tumbang.
Berdasarkan laporan yang masuk ke pihak BPBD Kabupaten Karangasem, bencana timbul di empat kecamatan, yakni Selat, Rendang, Abang dan Kecamatan Sidemen.
Di wilayah Kecamatan Selat, tanah longsor terjadi di Banjar Dinas Benekasa, Desa Muncan dengan menimbun 3 unit sepeda motor milik penduduk setempat. Tidak hanya itu, material longsoran juga menerjang sanggah milik I Nengah Patra Yadnya, kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa ketika dihubungi siang harinya.
Masih di Desa Muncan, di tempat berbeda yakni di Banjar Dinas Hyang Api, material longsoran menutup badan jalan. Namun kini sudah bisa dilalui pejalan kaki akibat penanganan secara swadaya oleh masyarakat setempat, ucapnya.
Selanjutnya longsor terjadi di Padang Tunggal Kauh, yakni pada bagian tebing di jalan raya jurusan Bambang Biaung menuju Sidemen, hingga menutup sebagian badang jalan, Selain itu. tanah longsor juga menimbun sebuah warung di Banjar Dinas Gede, Desa Muncan, katanya.
Kalaksa Arimbawa mengungkapkan, tanah longsor juga terjadi di ruas jalan raya provinsi di Desa Muncan, di mana materialnya sempat menutup badan jalan, namun saat ini akses jalan sudah bisa dilalui kembali.
Tak hanya itu, tanah longsor dan pohon tumbang juga terjadi di empat titik dalam satu jalur di Banjar Dinas Uma Sari Kauh, Desa Peringsari, Kecamatan Selat. “Sementara penanganan sudah dilakukan oleh masyarakat dan Dinas PUPR, namun untuk pohon tumbang masih belum bisa ditangani,” ujar Kalaksa BPBD Karangasem.
Sementara bencana untuk di wilayah Kecamatan Rendang dan Abang, selain tanah longsor juga pohon tumbang yang detail kejadiannya masih dalam perekapan petugas di lapangan.
Hingga Sabtu (8/10/2022) lewat tengah hari, petugas BPBD Kabupaten Karangasem bersama pihak terkait lainnya masih melaksanakan penanganan gundukan material lonsoran dan pohon tumbang di empat kecamatan tersebut. (LE-Ami)







