Unud Gelar Workshop Meningkatkan Layanan kepada Mahasiswa dan Tenaga Asing di Perguruan Tinggi

Workshop Pelayanan Izin Belajar dan Izin Tenaga Asing, Pelaporan Mahasiswa Asing, dan Pengurusan Izin Tinggal Terbatas Mahasiswa Asing dan Izin Tinggal Tenaga Asing yang digelar oleh Unud di Grand Inna Kuta Bali. (Foto: Dok Humas Unud)

Badung, LenteraEsai.id – Universitas Udayana (Unud) melalui Biro Akademik Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan Workshop Pelayanan Izin Belajar dan Izin Tenaga Asing, Pelaporan Mahasiswa Asing, dan Pengurusan Izin Tinggal Terbatas Mahasiswa Asing dan Izin Tinggal Tenaga Asing, bertempat di Grand Inna Kuta Bali, pada Jumat (16/9) sampai Sabtu (17/9).

Workshop ini menghadirkan 3 narasumber yakni Putri Nailatul Himma SE MAk dan AA Sodikin dari Direktorat Kelembagaan Ditjen Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, serta Baskoro Dwi Prabowo AMdIm MPA dari Kantor Imigrasi Ngurah Rai Nusa Dua.

Bacaan Lainnya

Kepala Biro Akademik, Kerja Sama dan Humas Unud Drs Indra Kecapa MEd selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakan workshop ini adalah agar sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan program internasional maupun staf lainnya di lingkungan Universitas Udayana dan juga di universitas lain yang hadir dalam workshop ini memahami tentang pentingnya melengkapi persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa maupun tenaga asing, baik dalam pengurusan izin belajar maupun izin bagi tenaga asing dalam mengikuti suatu program atau kegiatan di perguruan tinggi.

Lebih lanjut disampaikan jumlah peserta Workshop ini sebanyak 58 orang, terdiri atas 51 peserta di lingkungan Universitas Udayana serta unsur mitra kerja sama Universitas Udayana terdiri dari Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Pendidikan Nasional, Universitas Warmadewa,  Politeknik Negeri Bali, Politeknik Pariwisata Nusa Dua dan Institut Seni Indonesia Denpasar.

“Tentunya kami berharap setelah mengikuti workshop para peserta dapat menerapkan apa yang diperoleh dalam workshop ini, sehingga dapat meningkatkan kinerja program internasional di masing-masing unit kerja,” ungkap Kepala Biro Akademik Kerja Sama dan Humas Unud.

Sementara Rektor Universitas Udayana yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi Prof I Putu Gede Adiatmika dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Internasional merupakan salah satu hal yang menjadi tolak ukur dari pengembangan Universitas Udayana menjadi World Class University. Oleh sebab itu, Rektor mencanangkan bagaimana Unud mendapatkan rekognisi baik di tingkat regional maupun internasional sebagaimana tertuang dalam rencana pengembangan akademik jangka panjang 2020-2040.

“Kita tidak henti-hentinya selalu mengembangkan program internasional ini dengan harapan makin banyak mahasiswa asing yang mau datang belajar di Unud dan makin banyak tenaga asing yang bisa hadir membantu kita di Unud,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wakil Rektor menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa dan tenaga asing hendaknya juga diikuti dengan tata kelola yang baik dan layanan yang baik sehingga bisa melakukan kegiatan sesuai dengan aturan, petunjuk, maupun arahan dari Kemendikbudristek dan Keimigrasian serta mampu memberikan layanan yang baik kepada mahasiswa dan tenaga asing.

Oleh karena itu, pimpinan universitas sangat mendukung kegiatan workshop ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi serta memahami bersama bagaimana memberikan layanan yang terbaik kepada para mahasiswa dan tenaga asing yang akan hadir ke Universitas Udayana. “Mari kita bersinergi untuk memberikan layanan yang terbaik kepada para mahasiswa dan tenaga asing,” ucapnya, menjelaskan.  (LE-BD)

Sumber: www.unud.ac.id 

Pos terkait