Badung, LenteraEsai.id – Fakultas Peternakan Universitas Udayana (Fapet Unud) Bali memperluas jalinan kerja sama hingga ke Pulau Sumatera.
Pada Selasa (16/8), Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU) menjadi salah satu dari sekian banyak universitas di Indonesia yang menjalin kerja sama dengan Fapet Unud.
Hubungan dan jalinan secara resmi ini dilakukan dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama antara dua fakultas dari dua perguruan tinggi tersebut, yang berlangsung di Gedung AA lt 3 Kampus Fapet Unud di Bukit Jimbaran, Badung.
Kedatangan rombongan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Pertanian Dr Ir Tavi Supriana MS, didampingi Wakil Dekan 3, Ketua Program Studi S1, dan Ketua Program Studi S2 serta jajaran pimpinan lainnya, disambut hangat oleh Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr Ir I Nyoman Tirta Ariana MS IPU yang didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Perencanaan, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, Koordinator Program Studi Sarjana Peternakan, Koordinator Program Studi Magister Ilmu Peternakan, KoUP2M, KoUPIKS, serta jajaran pimpinan fakultas lainnya.
Selain itu, dalam pertemuan ini juga dilaksanakan penandatanganan IA antara Koordinator Program Studi Sarjana Peternakan Universitas Udayana dengan Ketua Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, serta penandatanganan MoA dan IA oleh Koordinator Program Studi Magister Ilmu Peternakan Universitas Udayana dengan Ketua Program Studi Magister Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat belajar banyak untuk dapat meningkatkan kemampuan serta kompetensi dan kualitas fakultas ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Dekan Fapet Unud.
Sementara itu, Dekan FP USU menambahkan, harapan ke depannya dapat terus berkolaborasi dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada. “Melalui pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki dengan mengintegrasikan kegiatan pertanian umumnya dan peternakan secara khusus, baik di Sumatera maupun di wilayah Bali,” katanya. (LE-BD)
Sumber: www.unud.ac.id







