Tabanan, LenteraEsai.id – Dandim 1619/Tabanan selaku Dansatgas TMMD ke-114 Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto SIP, langsung memimpin Operasi Bhakti TNI Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 di wilayah Kodim 1619/Tabanan yang telah memasuki hari ke-9 pada Rabu (3/8).
Dansatgas hadir di lokasi dan memimpin pengerjaan sasaran pokok berupa pelebaran dan pengerasan/betonisasi jalan sepanjang 1.150 meter berikut pembuatan dan pemasangan pelat beton, senderan gorong-gorong dan penyenderan saluran air.
Disampaikannya bahwa program TMMD yang merupakan kolaborasi antara TNI dengan Pemerintah Daerah bersama instansi terkait tersebut melibatkan masyarakat setempat dengan dikerjakan secara gotongroyong dan bahu-membahu untuk mewujudkan infrastruktur jalan yang menghubungkan dua kecamatan melalui Desa Sangketan Kecamatan Penebel dan Desa Wanagiri Kecamatan Selemadeg.
Dansatgas yang didampingi Pasiter Kodim 1619/Tabanan Kapten Inf I Made Widiarta bersama Komandan Kompi (Dandki) SSK Satgas TMMD ke-114 Kapten Czi I Nyoman Wirahadi tersebut, menyatakan pihaknya optimis program TMMD ke-114 ini akan dapat diselesaikan tepat waktu walaupun ada beberapa kendala di lapangan dan mudah-mudahan segera dapat membantu memperlancar perekonomian masyarakat dan mempermudah distribusi hasil-hasil pertanian maupun perkebunan di wilayah tersebut, serta mempersingkat waktu tempuh antarkedua wilayah.
Dansatgas yang akrab dipanggil Letkol Ferry ini juga menjelaskan bahwa saat ini Satgas TMMD ke-114 sedang mengerjakan sasaran fisik berupa pengerasan atau betonisasi jalan selebar 4 meter dengan ketebalan 0,15 meter sepanjang 1.150 meter, di mana hingga hari ini sudah mencapai 420 meter atau 36,5 % (persen).
Sedangkan pengerjaan lainnya berupa pelebaran jalan sudah mencapai 90 %, pembuat plat beton panjang 2,5 meter, lebar 5 meter, tinggi 2 meter dan senderan jembatan pertama (pembongkaran jembatan pelat pertama) mencapai 30 %, pembuatan gorong-gorong pertama mencapai 100%, pembuatan pelat beton ke dua panjang 3 meter, lebar 3 meter, tinggi 3 meter dan senderan mencapai 90%, pembuatan gorong-gorong dan senderan ke dua mencapai 60%, penyenderan saluran air dari titik 0 (Nol) sudah 100 % dan ditambahkan pembuatan tugu TMMD ke-114 baru mencapai 30%.
”Sementara untuk pelibatan personel kita mengerahkan Satgas TMMD ke-114 yang merupakan personel gabungan dari beberapa kesatuan TNI-Polri bersama instansi terkait Pemda Tabanan serta masyarakat setempat,” ujar Dansatgas, mengungkapkan. (LE-TB)







