Sempat Gemparkan Medsos, WNA Pemanjat Pohon Keramat Haturkan Guru Piduka

Warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial SCL yang melakukan tindakan 'nyeleneh' dengan memanjat pohon keramat di wilayah Kediri, Tabanan (Foto: Ist)

Denpasar, LenteraEsai.id – Jagat media sosial belakangan digemparkan ulah warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial SCL yang melakukan tindakan ‘nyeleneh’ dengan memanjat pohon keramat di wilayah Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.

Menyikapi hal itu, pada hari Minggu, 12 Juni 2022 Kemenkumham Bali melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar telah melakukan pemeriksaan terhadap WNA Australia (SCL) terkait orang asing yang viral memanjat pohon keramat di Pura Dalem Prajapati Kediri, Tabanan.

Bacaan Lainnya

WNA tersebut telah diamankan oleh pihak Kepolisian Sektor Kediri sebelum diserahkan kepada pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Sebelumnya, yang bersangkutan membuat gempar media sosial karena memanjat pohon keramat yang berada di Pura Dalem Prajapati, Desa Dadakan, Kediri, Kabupaten Tabanan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui bahwa orang yang memanjat pohon beringin di Pura Dalem Prajapati, yang kemudian videonya viral di media sosial, adalah dirinya.

SCL juga mengakui bahwa sebelumnya pernah memanjat sebanyak dua pohon di daerah Canggu, Kabupaten Badung untuk menyalurkan hobinya, ujarnya.

WNA tersebut masuk ke Indonesia pada 6 Juni 2022 melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali dengan menggunakan Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK). Yang bersangkutan datang ke Indonesia dalam rangka berlibur di Bali.

Saat ini yang bersangkutan telah memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bali atas perbuatannya tersebut. SCL mengaku tidak mengetahui perbuatannya tersebut telah mengganggu ketertiban umum dan tidak mempunyai maksud untuk tidak menghormati budaya Bali.

Untuk menyampaikan permohonan maaf kepada yang tidak kelihatan, SCL pada Senin (13/6/2022) siang dikabarkan melakukan ‘ngaturang guru piduka’ di Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kelaci Kelod-Dadakan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan.  (LE-TB) 

Pos terkait