Jadi Spirit Baru Denpasar, Patung Kalantaka Kalanjaya Diresmikan

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meresmikan Patung Kalantaka Kalanjaya Style Bebadungan yang berlokasi di Kori Banjar Sindu Kelod, Intaran (Foto: Dok Humas Pemkot Denpasar)

Denpasar, LenteraEsai.id – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meresmikan Patung Kalantaka Kalanjaya Style Bebadungan yang berlokasi di Kori Banjar Sindu Kelod, Intaran Denpasar, Kamis (19/5). Peresmian patung yang merupakan persembahan dari Tim Lokalan Bali Pan Tantri tersebut dilaksanakan dengan penandatanganan prasasti.

Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh Griya Gede Taman Sanur, IB Gede Udiyana, Anggota DPRD Bali AA Gede Agung Suyoga, Camat Denpasar Selatan I Made Sumarsana, Bandesa Adat Intaran AA Alit Kencana serta undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutanya, Ketua Panitia Lokalan Bali, I Kadek Dharma Apriana atau yang akrab disapa Dek Unggit, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama prajuru Banjar Sindu Kelod yang telah memberikan kesempatan untuk berkarya. Di mana, karya ini selain sebagai sebuah karya seni, juga merupakan wujud edukasi kepada masyarakat dan generasi muda Intaran, Sanur, Denpasar bahkan Bali umumnya. Hal ini utamanya atas karya-karya besar Ida Pedanda Made Sidemen.

Lebih lanjut dikatakan, Ida Pedanda Made Sidemen merupakan sosok seniman, sastrawan Bali yang terkenal sejak tahun 1920-1980. “Di mana, karya-karya beliau terkenal hingga saat ini. Dalam proses pembuatannya, Tim Lokalan turut melibatkan Undagi Lokal Intaran. Seperti halnya Gusde Mell dan Boing,” ucapnya.

Dikatakan, berkat dukungan semua pihak, akhirnya bisa berkarya dan terwujud patung Kalantaka dan Kalanjaya. Semoga dapat mengedukasi dan memperkenalkan style karya besar Ida Pedanda Made Sidemen bagi generasi muda Denpasar dan Bali secara keseluruhan.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyambut baik peresmian Patung Kalantaka Kalanjaya ini. Hal ini tentu menjadi spirit baru bagi Pemerintah Kota Denpasar untuk melestarikan patung/togog style bebadungan, khususnya Intaran.

“Tentu kami sangat mendukung, di mana momentum ini dapat menjadi spirit pelestarian dan membangkitkan kembali kearifan lokal, utamanya hasil karya atau style bebadungan warisan Ida Pedanda Made Sidemen, dan tentu kami apresiasi karya ini,” ujar Jaya Negara.  (LE-DP) 

Pos terkait