Buleleng, LenteraEsai.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas menjadi perhatian warga yang berdatangan ke tempat kejadian, dikarenakan korban meninggal dunia setelah menabrak sebatang pohon asam yang tumbuh di pinggir jalan di wilayah Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu, 15 Mei 2022 sekitar pukul 10.00 Wita, tepatnya di Jalan Raya Seririt-Gilimanuk, di belahan Banjar Dinas Brombong, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak.
Pihak Polsek Gerokgak yang turun ke lokasi musibah menduga kuat bahwa kecelakaan tersebut diawali tindakan out of control (OC) dari pengemudi sepeda motor Jupiter MX warna hitam merah DK-3438-UAX, hingga kemudian nyelonong menabrak pohon asem di pinggir jalan.
Pengemudi yang diketahui bersama Fawwaz Amroni, lelaki kelahiran rahun 2001, penduduk Banjar Dinas Barat Jalan, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada itu, dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara wanita yang diboncengnya, Anisatul Khoiriyah (26), yang juga penduduk Banjar Dinas Barat Jalan, Desa Pegayaman, mengalami luka-luka cukup serius dan kini masih dalam perawatan di RSUD Buleleng.
Badarudin (54), warga dari Banjar Dinas Brombong, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak menyampaikan, pada saat kejadian dirinya yang juga mengemudikan sepeda motor, berada tidak begitu jauh di belakang kendaraan korban.
Korban memacu kendaraannya dalam kecepatan yang cukup tinggi dengan membonceng seorang wanita. Kendaraan DK-3438-UAX yang melaju dari arah timur menuju ke barat di Jalan Raya Seririt-Gilimanuk, tiba di Banjar Dinas Brombong, Desa Celukan Bawang, terlihat menabrak pohon asam yang mengakibatkan korban jatuh di tempat, sementara yang dibonceng terpental ke arah utara, atau ke tengah jalan raya, ujar Badarudin.
Akibat kejadian tersebut, koban mengalami luka robek pada bagian pelipis kanan, lutut kiri, kaki kanan, serta mengeluarkan darah dari hidung dan telinga, meninggal dunia di tempat kejadian. Sedangkan yang dibonceng menderita luka di pelipis kiri dan patah tulang leher (tidak sadarkan diri) hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Sepeda motor yang dikendarai mengalami kerusakan, yakni socbeker depan patan, pelek depan bengkok, sayap depan pecah, sadel lepas, dan helm yang dipakai korban pecah.
Polisi yang turun ke lokasi kejadian, menduga kecelakaan terjadi karena korban mengantuk saat mengendarai sepeda motor hingga kemudian terpelanting menabrak sebatang pohon asem di pinggir jalan.
Untuk pengusutan lebih lanjut mengenai kejadian tersebut, peristiwanya kini masih dalam proses penyelidikan Unit Lantas Polsek Gerokgak bekerja sama dengan Unit Laka Satlantas Polres Buleleng. (LE-BL)







