Kasus Berdarah Dua Kelompok Warga di Kaliasem Buleleng Masih Dilakukan Pendalaman

Buleleng, LenteraEsai.id – Dua kelompok warga di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng yang masing-masing telah melapor kepada polisi telah menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan, kini masih didalami petugas guna menetapkan tersangka pelaku yang harus bertanggung jawab.

Kasatreskrim Polres Buleleng AKP Yogie Pramagita SH SIK ketika dihubungi wartawan di Singaraja, Rabu (9/3), mengakui bahwa pihaknya masih harus melakukan pendalaman untuk dapat mengungkap tersangka pelaku aksi kekerasan yang terjadi pada Jumat malam, 4 Maret 2022 sekitar pukul 23.00 Wita di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem itu.

Bacaan Lainnya

Dari peristira berdarah yang muncul di tengah keheningan malam itu, menyusul datang melapor ke Kantor Polsek Banjar dua kelompok warga yang sama-sama mengadu telah menjadi korban penganiayaan hingga jatuhnya sejumlah korban luka-luka.  

Pelapor pertama Luh Ayu Widiani yang dituangkan ke dalam Laporan Polisi No.Poll: LP/B/07/III/2022/SPKT/SEk Bjr/Res Bll/Polda Bali tanggal 5 Maret 2022 dengan korban Putu Mas Merta Gelis, Kadek Bayu Widana, Komang Neka Mulyadi dan Luh Putu Ayu Widiani. Dan yang menjadi terlapor dalam laporan ini adalah Kadek Arsana alias Toris dan I Gede Pariasa alias Poda.

Akibat kejadian tersebut sesuai laporan Luh Ayu Widiani, korban mengalami luka diantaranya pelapor sendiri mengalami luka lebam dan sakit pada lengan atas tangan kanan, kemudian korban Putu Mas Merta Gelis menderita luka pada bagian kepala dan masih perawatan intensif di ICU RSUD Kabupaten Buleleng.

Untuk korban Kadek Bayu Widana menderita luka gores akibat tusukan pada perut sebelah kiri dan luka robek pada kepala bagian belakang dan masih perawatan intensif di ICU RSUD Kabupaten Buleleng, sedangkan Komang Neka Mulyadi menderita luka robek pada kepala bagian belakang dan masih dalam masih perawatan intensif di ICU RSUD Kabupaten Buleleng.

Sementara laporan berikutnya datang dari I Gede Pariasa Alias Pordam yang dituangkan dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/32/III/2022/Res Bll/Polda Bali tanggal 5 Maret 2022 dengan korban pelapor dan Kadek Arsana Alias Toris. Dan yang dilaporkan dalam laporan ini adalah Putu Mas Merta Gelis, Kadek Bayu Widana, Komang Neka Mulyadi dan Luh Putu Ayu Widiani.

Dari laporan I Gede Pariasa alias Porda, bahwa pelapor juga mengalami luka patah tulang pada lengan tangan kiri dan luka pada bagian telingan kiri, sedangkan Komang Arsana alias Toris mengalami luka lebam dan sakit pada kepala bagian atas.

Dari kedua laporan tersebut polisi telah mengamankan barang bukti yang ditemukan di TKP berupa satu bilah golok, dua potong linggis, satu potongan besi dan satu batang kayu.

Kasatreskrim mengungkapkan, untuk barang bukti tersebut masih dilakukan pendalaman guna mengetahui siapa pemilik dan digunakan oleh siapa. Begitu juga terhadap kedua laporan masih diperlukan pendalaman pemeriksaan saksi-saksi korban dan juga saksi-saksi fakta lainnya guna mengetahui awal dari peristiwa, penyebab terjadinya peristiwa dan motif atau latar belakang terjadinya peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan pendahuluan, diketahui bahwa kejadian rersebut berawal dari Kadek Arsana alias Toris yang sebelum saling serang sempat minum minuman keras, kemudian berteriak-teriak menantang pelapor Luh Ayu Widiani dan kawan-kawan untuk berkelahi, sehingga terjadilah peristiwa kekerasan tersebut.

Namun demikian, lanjut Kasatreskrim, untuk lebih jelasnya harus harus dilakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari saksi-saksi korban dan saksi fakta lainnya yang diduga mendengar, melihat dan mengetahui kejadian tersebut.

Untuk sementara baru ada  empat saksi yang telah dideriksa, sedangkan beberapa saksi korban belum bisa diminta keterangan karena masih dirawat di ruang ICU RSUD Kbuapten Buleleng.

“Tolong beri penyidik waktu untuk mengembangkan kasus ini dan nanti akan kami sampaikann kembali kepada awak media massa atas segala perkembangan yang menyusul kami temukan,” ucap Kasatreskrim AKP Yogie Pramagita di hadapan sejumlah wartawan.  (LE-BL) 

Pos terkait