Karangasem, LenteraEsai.id – Stok pangan kebutuhan pokok untuk masyarakat Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem yang terdampak gempa bumi M=4,8 masih tercukupi untuk beberapa pekan ke depan.
“Astungkara, stok kebutuhan pokok untuk para korban bencana gempa bumi tercukupi untuk dua minggu ke depan, dan semua warga yang terdampak sudah mendapat bantuan,” kata Perbekel Desa Ban I Gede Tamu Sugiantara, saat dikonfirmasi, Selasa (19/10/1021.
Tamu Sugiantara mengatakan, sampai saat ini bantuan kebutuhan pokok masih terus berdatangan baik dari pemerintah, swasta maupun perorangan, dan pihaknya sangat mensyukuri itu karena banyak yang peduli kepada masyarakat yang ada di Desa Ban terkait dengan musibah kali ini.
Selain itu, lanjut dia, pihak pemerintah juga terus menyiapkan tenda-tenda untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat, sehingga mereka punya tempat untuk berteduh. Tapi, tidak semua warga masyarakat mau menggunakan tenda yang sudah disiapkan.
“Beberapa warga tidak mau menggunakan tenda, karena dianggap kepanasan. Masyarakat kebanyakan meminta terpal dan sampai saat ini hampir semua sudah bisa ter-cover,” kata Tamu Sugiantara.
Tamu Sugiantara menyebutkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi setiap hari terkait dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat yang paling mendesak, bahkan hari ini pihaknya akan melakukan rapat dengan seluruh Kawil yang ada di Desa Ban dan juga Babinsa serta Bhabinkamtibmas.
Mengenai angka kerusakan bangunan setelah diguncang gempa di Desa Ban, ia mengatakan, sampai saat ini terdata sebanyak 380 unit rumah mengalami rusak berat, dan 967 unit mengalami rusak ringan. Sementara bangunan pura atau tempat ibadah yang mengalami kerusakan terhitung 131 unit.
“Data ini hanya sementara, karena masih ada kemungkinan untuk mengalami penambahan bila secara keseluruhan telah berhasil didata semuanya,” kata Tamu Sugiantara, menandaskan. (LE-Jun)







